Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini Daftar Lokasi Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Ada 5 Tempat
Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota pada Jumat, 16 April 2026, untuk menanggulangi dampak ekologis sungai.
  • Ikan sapu-sapu terbukti mengandung logam berat seperti timbal yang melebihi ambang batas aman konsumsi, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan manusia bila dikonsumsi.
  • Selain berisiko bagi kesehatan, ikan sapu-sapu juga merusak turap dan tebing sungai karena kebiasaannya membuat lubang, yang mempercepat kerusakan infrastruktur perairan Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Ia menyampaikan instruksi tersebut dalam rapat di Balai Kota.

16 April 2026

Aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu dan saluran air dilaksanakan di lima wilayah kota administrasi Jakarta sebagai tindak lanjut arahan gubernur.

kini

Pemerintah DKI menyoroti bahaya ikan sapu-sapu yang mengandung logam berat dan merusak struktur sungai, serta terus memantau dampaknya terhadap ekosistem dan infrastruktur perkotaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hari ini, Pak Gubernur Pramono bilang semua orang di Jakarta mau bersih-bersih ikan sapu-sapu di sungai. Ada lima tempat di Jakarta yang dibersihkan. Ikan itu bahaya kalau dimakan karena ada logam jahat di badannya. Ikan itu juga bikin dinding sungai bolong dan rusak, jadi harus dibersihkan sekarang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu di lima wilayah Jakarta menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem dan infrastruktur sungai. Dengan langkah terkoordinasi lintas kota ini, upaya pengendalian dilakukan tidak hanya demi kesehatan masyarakat dari ancaman logam berat, tetapi juga untuk memulihkan keseimbangan lingkungan perairan perkotaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Hari ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu dan saluran air di lima wilayah kota administrasi pada Jumat (16/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi lintas wilayah untuk merespons dampak ekologis yang kian nyata di sungai-sungai Jakarta.

"Pada hari Jumat pagi, secara serentak seluruh lima kota di Jakarta akan mengadakan kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (15/4/2026).

1. Berikut daftar lokasi lengkap

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Berikut daftar lengkap lokasinya:

1. Jakarta Barat:

- Kali Semongol, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres,

- Kali Anak TSI, Kecamatan Cengkareng.

2. Jakarta Utara:

- Sungai Kendal, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing

- Kali Danau Kodamar, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.

3. Jakarta Selatan:

- Pintu Air Outlet Setu Babakan

- Kawasan Alam Bambu Perindu, Cipedak, Jagakarsa.

4. Jakarta Pusat:

- Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang,

- Pintu Air Manggarai, Kali Ciliwung.

5. Jakarta Timur:

- Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati

- Kali Buaran, Jalan Sukamto, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit.

2. Berbahaya bila dikonsumsi manusia

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Ia menjelaskan, alasan penertiban ikan sapu-sapu didasarkan pada temuan laboratorium yang menunjukkan kandungan logam berat melebihi ambang batas aman konsumsi.

“Dari hasil lab, ambang batas itu 0,3 miligram, tetapi pada ikan ini melebihi itu. Ada kandungan timbal dan lainnya yang berbahaya bila dikonsumsi manusia,” ujarnya.

3. Merusak turap sungai

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Selain aspek kesehatan, Pramono menyoroti dampak fisik terhadap infrastruktur sungai. Ikan sapu-sapu membuat lubang di tanggul dan tebing sebagai tempat berlindung, yang pada akhirnya mempercepat kerusakan struktur.

“Ikan ini bisa hidup di segala kondisi air, bahkan yang sangat tidak sehat. Ketika ada ikan ini, dinding sungai rusak dan ikan-ikan lokal habis dimakan,” katanya.

Editorial Team