Jakarta, IDN Times - Menteri Agama Nasaruddin Umar memanjatkan doa dalam upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Dalam doanya, Nasaruddin mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia. Ia juga mendoakan agar kemerdekaan dapat diisi dengan berbagai prestasi oleh putra-putri bangsa.
Nasaruddin turut menyampaikan rasa syukur atas berbagai upaya yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial melalui sejumlah program.
Berikut doa lengkap yang dibacakan Menang:
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semuanya.
Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, salam kebajikan.
Alhamdulillahi rabbil 'alamin, hamdan syakirin, hamdan na'imin, hamdan yuwafi ni'amahu wa yukafi'u mazidah. Ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa 'azhimi sulthanik. Allahumma shalli wa sallim 'alaih.
Ya Allah ya Hamid,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat-Mu, karena pada pagi hari yang yang sangat cerah ini, segenap warga bangsa kami sedang memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaannya yang ke-81. Atas restu dan pertolongan-Mu lah, maka bangsa kami bisa meraih kemerdekaan itu. Hamba-Mu juga bersyukur, karena di bawah presiden kami, Bapak Haji Prabowo Subianto, dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka, dilakukan berbagai ikhtiar yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan cita-cita keadilan dan kesejahteraan sosial melalui berbagai program strategis yang kini sudah dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat kami. Semuanya itu dimungkinkan karena Engkau juga telah menganugerahkan puncak kerukunan sosial keagamaan tertinggi, 77,85 persen, yang belum pernah dicapai sepanjang sejarah bangsa ini.
Ya Allah ya Syakur,
Engkau telah menjanjikan kami, la-in syakartum la-azidannakum, jika kalian bersyukur, pasti kami akan menambah nikmat kalian. Kiranya rangkaian acara proklamasi kemerdekaan ini menjadi tanda syukur akan kemerdekaan yang Engkau anugerahkan kepada bangsa kami. Kami mohon kiranya Engkau terus membantu kami mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai prestasi unggul kepada putra-putri bangsa kami.
Ya Allah ya Sami' ad-Du'a,
Engkau juga telah menjanjikan kami, ud'uni astajib lakum, berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kukabulkan bagimu. Kami mohon kepada-Mu, jauhkanlah kami dari berbagai fitnah, bencana, dan perpecahan yang dapat melemahkan sendi-sendi kekuatan bangsa kami. Seandainya hari ini hanya Engkau akan menerima satu doa, maka kabulkanlah doa pemimpin negeri kami, karena doanya pasti akan berdampak kepada segenap dan seluruh warga bangsa dan negerinya.
Ya Allah ya Nashir,
Masih panjang jalan yang harus kami tempuh, masih besar tantangan yang kami hadapi, masih banyak tanggung jawab yang harus kami emban. Namun Engkau selalu menghibur kami dengan janji-Mu, Wa may yattaqillaha yaj'al lahu makhrajan, wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib, barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Tanamkanlah ketakwaan dan keluhuran niat kepada kami semua agar dapat dengan mudah melewati berbagai tantangan di hadapan kami.
Ya Allah ya Al-'Afuw ya Ghafur,
Perkenankanlah kami untuk selalu mengenang dan mendoakan para leluhur, para pahlawan kusuma bangsa yang gugur untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa kami. Semoga mereka semua yang Engkau maksud di dalam firman-Mu, Wa la tahsabannalladzina qutilu fi sabilillahi amwatan, bal ahya'un 'inda rabbihim yurzaqun, janganlah kalian mengira orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, sesungguhnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Kami sangat mendambakan dari-Mu ya Allah, kiranya bangsa kami Engkau tuntun menjadi contoh baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri indah penuh berkah, negeri gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja.
Rabbanaghfirlana dzunubana wa israfana fi amrina wa tsabbit aqdamana wanshurna 'alal qaumil kafirin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
