Kala Anies Pergoki Intel Kodim Ikut Dampingi Saat Makan di Karanganyar

- Kodam Diponegoro benarkan tiga anggota intel yang foto dengan Anies memang intel
- Kodam IV/Diponegoro bantah ada instruksi untuk awasi kegiatan Anies
- Anies merasa bersyukur sudah ikut dijaga dan diamankan
Jakarta, IDN Times - Momen menarik terjadi pada mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada pekan lalu di Karanganyar, Jawa Tengah. Ia memergoki tiga anggota intel ikut makan siang di rumah makan yang sama tempatnya beristirahat usai salat Jumat.
Tanpa ragu Anies pun langsung menghampiri ketiga anggota intel itu dan mengajaknya berfoto bersama. Momen itu terekam kamera amatir dan viral di media sosial.
"Ayo bareng-bareng, yang bertugas malah gak difoto. Ayo foto bareng-bareng. Ayo, sini-sini. Daripada sembunyi-sembunyi toh. Kita enakan foto bareng, Mas," ujar Anies di dalam rekaman video yang viral, dikutip Rabu (4/2/2026).
Ia pun sempat bertanya asal satuan ketiga anggota TNI Angkatan Darat (AD) itu bertugas. Terungkap anggota intel itu sehari-hari ada yang bertugas di Korem dan Kodim.
"Ini bapak-bapak dari Korem, ada juga yang dari Kodim," tutur dia.
Apa respons Kodam IV/Diponegoro mengenai peristiwa itu? Apakah ketiga anggota intel militer itu ditugaskan untuk memantau pergerakan Anies?
1. Kodam Diponegoro benarkan tiga anggota yang foto dengan Anies memang intel

Ketika dikonfirmasi kepada Kodam IV/Diponegoro yang membawahi Kodim 0727/Karanganyar, mereka mengakui tiga anggota yang berada di Warung Soto Mbok Giyem adalah anggota intel di Kodim dan Korem. Namun, Kodam IV/Diponegoro membantah ketiganya tengah mengawasi kegiatan Anies di Karanganyar.
"Mereka di sana murni sekedar untuk makan siang," ujar Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) IV/Diponegoro, Letnan Kolonel Andy Soelistyo kepada IDN Times melalui pesan pendek pada hari ini.
"Secara kebetulan, Bapak Anies Baswedan hadir di Warung Mbok Giyem dan kemudian ketiga anggota tersebut diajak berfoto oleh Bapak Anies," imbuhnya.
2. Kodam IV/Diponegoro bantah ada instruksi untuk awasi kegiatan Anies

Ia juga menggarisbawahi tidak ada kepentingan dari ketiga anggota intel itu terhadap kegiatan Anies di Karanganyar. "Ketiga anggota tersebut tidak memiliki kepentingan untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies. Kami sampaikan bahwasanya saat ini Bapak Anies juga merupakan masyarakat biasa," kata Andy.
Namun, peristiwa menarik itu memicu beragam respons dari warganet di dunia maya. Mereka mengaku bingung mengapa justru ketiganya bisa terungkap sebagai anggota intel dari TNI AD. Publik juga mempertanyakan mengapa intel TNI berada di dekat Anies yang sudah tak lagi menduduki jabatan publik.
"Dari sini kita tahu kualitas intel Indonesia seperti apa. Sama Anies yang gak ada basic pengetahuan militer aja bisa ketahuan. Gimana jadinya kalau intel Indo ditugaskan untuk mata-matain langsung di medan peperangan. Ini langsung keciduk pasti," ujar warganet di media sosial.
"Intel negara fungsi utamanya buat ngintilin lawan politiknya?" tanya warganet lainnya.
"Orang mah spionase pejabat di negara lain, ini mah ngintelin pengangguran," kata warganet lainnya.
3. Anies merasa bersyukur sudah ikut dijaga dan diamankan

Sementara, Juru Bicara Anies, Angga Putra Fidrian, merespons santai video yang tengah viral di media sosial. Mantan capres di Pemilu 2024 itu, kata Angga, merasa bersyukur karena kegiatannya di Karanganyar ikut diamankan.
"Kegiatan publik Pak Anies selalu ada personel dari TNI atau Polri. Mereka hadir untuk menambah pengamanan. Toh, tidak ada hal luar biasa yang dilakukan oleh Pak Anies Baswedan. Jadi, alhamdulillah sudah dijaga dan diamankan," kata Angga kepada IDN Times melalui pesan pendek pada hari ini.
Menilik akun media sosial Anies, ia berada di Karanganyar salah satunya untuk meresmikan Jembatan Titian Persatuan. Jembatan itu membantu anak-anak sekolah dan petani agar tidak lagi bertaruh nyawa untuk melakukan perjalanan.
"Inilah esensi dari peluncuran Harapan Anyar: membangun jembatan untuk membangun masa depan," demikian ditulis oleh Anies di akun media sosialnya.



















