Kementerian PU Digeledah Kejati DKI, Teddy: Kita Terbuka untuk Hukum

- Kejati DKI Jakarta menggeledah Kementerian Pekerjaan Umum dan membawa sejumlah dokumen audit dari ruang kerja Menteri PU, Dody Hanggodo.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah terbuka terhadap proses hukum dan mendukung penegakan hukum tanpa pandang bulu.
- Menteri PU Dody mengaku terkejut atas kedatangan penyidik Kejati karena sedang menghadiri acara internal, namun menghormati proses hukum yang berlangsung.
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengaku tak masalah terkait penggeledahan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) oleh Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kamis (10/4/2026). Menurutnya, pemerintah terbuka terkait hukum.
"Ya, silakan digeledah. Tadi malam kan? Dan malam sebelumnya kebetulan Pak Menteri PU juga ke tempat saya. Jadi intinya kita terbuka untuk hukum," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4).
1. Prabowo juga menekankan bila terbukti bersalah, silakan dihukum

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan bila terbukti bersalah, silakan dihukum. Oleh karena itu, Teddy tak masalah apabila ada instansi pemerintah yang diperiksa terkait masalah hukum.
"Termasuk Bapak Presiden sering menyampaikan, siapa pun bila benar dan kalau terbukti ya, itu silakan diperiksa begitu ya, termasuk keluar dan ke dalam," kata dia.
2. Menteri PU ungkap banyak dokumen hasil audit yang dibawa Kejati DKI Jakarta

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkapkan sejumlah hal yang dibawa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dalam penggeledahan Gedung PU pada Kamis (9/4).
Dody menyebut, Kejati DKI Jakarta membawa sejumlah dokumen yang ada di meja ruang kerjanya. Namun, Dody berkelakar mengatakan kecewa mengapa komputernya tidak ikut sekalian dibawa Kejati DKI.
"Ada beberapa dokumen hasil audit yang saya taruh di tempat saya terus itu diambil. Cuma detailnya saya lupa karena kebanyakan dokumen. Kalau komputer gak diambil sih, tapi saya berharap kalau bisa diambil, saya bisa beli baru," kata Dody dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/4).
Meski begitu, Dody mengaku tidak tahu apa yang terjadi selain di kantornya sebab penyidik dari Kejati DKI Jakarta juga menggeledah Gedung Cipta Karya dan Gedung Sumber Daya Air (SDA).
3. Dody terkejut Kejati datang ke kantornya

Adapun kedatangan penyidik dari Kejati DKI Jakarta diakui Dody membuatnya terkejut. Hal itu karena Dody sedang tidak berada di ruangannya karena menghadiri acara internal.
Basically, saya juga ikut terkejut karena pada saat kita kemarin ada acara kan terus saya dikasih tahu kalau teman-teman kejaksaan datang dan ingin melakukan pendalaman atas beberapa kasus," kata dia.
Sejalan dengan itu, Dody pun tidak ingin banyak bertanya tentang detail penggeledahan tersebut karena menganggapnya sudah menjadi ranah aparat penegak hukum.
"Jadi saya tidak mau terlibat jauh," katanya.

















