Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemhan Lepas 27 Bus Mudik Gratis Rute Jawa-Sumatra

Kemhan Lepas 27 Bus Mudik Gratis Rute Jawa-Sumatra
Mudik bersama yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan pada Idulfitri 2026. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)
Intinya Sih
  • Kementerian Pertahanan melepas 27 bus mudik gratis bagi 712 prajurit TNI dan keluarganya dengan rute Jawa-Sumatra, dilepas langsung oleh Sekjen Kemhan Letjen Tri Budi Utomo.
  • Tri Budi Utomo memastikan seluruh bus laik jalan, ber-AC, dan meminta peserta mudik kembali ke Jakarta pada 28 Maret 2026 setelah menikmati waktu silaturahmi bersama keluarga.
  • Pemerintah memprediksi dua gelombang arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan total sekitar 143,9 juta perjalanan, terutama menuju wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan pada Jumat (13/3/2026) melepas 27 unit bus untuk memfasilitasi mudik gratis dengan rute sepanjang Sumatra dan Pulau Jawa. Namun, yang difasilitasi mudik gratis adalah prajurit TNI dan keluarganya.

Total ada 712 personel Kemhan yang diberangkatkan dengan bus-bus tersebut. Pelepasan puluhan bus untuk mudik gratis itu dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemhan, Letnan Jenderal Tri Budi Utomo

"Peserta kegiatan mudik Lebaran tahun 2026 ini jumlahnya adalah 712 orang. Itu sudah bersama dengan keluarga, ASN, TNI dan juga keluarganya," ujar Tri di kantor Kemhan, Jakarta Pusat.

Bus-bus itu mengantar 712 penumpang ke sejumlah kota tujuan, di antaranya Surabaya, Solo, Yogyakarta dan Bandar Lampung.

"Kegiatan ini kami fasilitasi agar prajurit TNI dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah, nyaman dan aman," tutur jenderal bintang tiga itu.

1. Para pegawai Kemhan diminta sudah kembali ke Jakarta pada 28 Maret 2026

Kemhan Lepas 27 Bus Mudik Gratis Rute Jawa-Sumatra
Mudik bersama yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan pada Idulfitri 2026. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

Tri mengatakan, sebanyak 712 penumpang itu akan kembali ke Jakarta pada Sabtu (28/3/2026). Ia juga menyebut, semua bus yang digunakan sebagai moda transportasi sudah laik untuk dipakai.

"Dua hari sebelumnya kami sudah cek semua kendaraan tersebut. Kebetulan Kepala Biro Umum yang langsung mengecek kendaraannya dan sekaligus dengan timnya. Mereka meyakinkan kendaraan itu aman," ujar Tri.

Ia pun memastikan bus yang dilepas nyaman untuk ditumpangi. Di dalamnya sudah ada fasilitas pendingin udara (AC).

2. Sekjen Kemhan harap waktu libur bisa dimanfaatkan untuk silaturahmi

Kemhan Lepas 27 Bus Mudik Gratis Rute Jawa-Sumatra
Mudik bersama yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan pada Idulfitri 2026. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

Tri berpesan kepada prajurit TNI dan keluarga yang memanfaatkan fasilitas mudik gratis itu agar memanfaatkan momen Idulfitri untuk bersilaturahmi.

"Gunakan waktu untuk bertemu dengan keluarga yang mungkin satu tahun sekali bisa mereka lakukan," ujar Tri.

Ia mengakui momen untuk bertemu dengan keluarga sering kali terlewat karena banyaknya tugas yang dilakukan.

"Gunakan juga waktu yang ada untuk bisa mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia. Mereka kembali ke sana untuk mendoakan di kuburannya, sehingga tentu mudik ini akan bermanfaat untuk yang bersangkutan dan keluarga besar yang ada di kampung halaman," tutur dia.

3. Pemerintah prediksi ada dua gelombang arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri 2026

Kemhan Lepas 27 Bus Mudik Gratis Rute Jawa-Sumatra
GM Bandara Ahmad Yani Semarang Sulistyo saat memimpin apel kesiapsiagaan personel gabungan jelang arus mudik. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

Sementara itu, pemerintah memperkirakan puncak arus mudik tahun ini akan terjadi sebanyak dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, kemungkinan akan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026.

"Untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24, 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret," ujar AHY ketika memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, pergerakan masyarakat terbanyak akan terjadi ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More