Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kepala BGN Temui Jaksa Agung, Minta Pengawasan Tata Kelola Program MBG
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana. (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk membahas kerja sama perdata dan tata usaha negara terkait program Makan Bergizi Gratis.
  • BGN meminta pendampingan hukum, legal audit, serta pengawasan lapangan dari Kejaksaan melalui jaringan Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi.
  • BGN membuka pemeriksaan tindak pidana terhadap oknum, sementara Kejagung siap mendampingi evaluasi dan perbaikan tata kelola MBG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (11/8/2026)

Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Gedung Utama Kejagung. Mereka membahas kerja sama bidang perdata dan tata usaha negara serta tata kelola program MBG.

saat ini

BGN terus melakukan pembenahan dan evaluasi program MBG. Pimpinan BGN mendukung pemeriksaan tindak pidana secara terbuka terhadap oknum terkait.

ke depannya

Kejagung dan BGN akan menjalin kerja sama untuk memperbaiki tata kelola MBG. Kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum dan pengawasan lapangan bila diperlukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BGN dan Kejaksaan Agung membahas kerja sama pendampingan hukum, legal audit, serta pengawasan tata kelola dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
  • Who?
    Kepala BGN Sudaryono, jajaran BGN, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Deputi BGN Ketut Sumedana, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna terlibat dalam koordinasi.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
  • When?
    Sudaryono menemui Jaksa Agung pada Selasa, 11 Agustus 2026.
  • Why?
    BGN meminta pendampingan dan pengawasan untuk memperbaiki tata kelola MBG, sambil melanjutkan pembenahan serta evaluasi agar program bermanfaat bagi masyarakat.
  • How?
    Kejagung dan BGN akan berkoordinasi melalui kerja sama perdata dan tata usaha negara, pendampingan hukum, legal audit, pengawasan lapangan, serta pelibatan personel Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi bila diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kepala BGN, Sudaryono, bertemu Jaksa Agung Burhanuddin di Jakarta. Mereka bicara soal program Makan Bergizi Gratis. BGN minta bantuan hukum dan pengawasan supaya programnya berjalan baik. Sekarang BGN masih memperbaiki program ini. Kejaksaan siap membantu memeriksa dan mengawasi agar masalah tidak terjadi lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Koordinasi antara BGN dan Kejaksaan Agung membuka ruang pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis melalui pendampingan hukum, legal audit, serta pengawasan lapangan. Sikap terbuka terhadap pemeriksaan dan evaluasi menunjukkan upaya memperkuat akuntabilitas sambil memastikan program terus diperbaiki agar lebih bermanfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menemui Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (11/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Sudaryono yang ditemani jajaran BGN membahas kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan, kerja sama juga dilakukan lewat pendampingan hukum serta pengawasan lapangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Beliau (Kepala BGN) meminta bahwa nanti ke depannya akan ada pendampingan. Pendampingan hukum, legal audit, termasuk pengawasan di lapangan melibatkan teman-teman yang ada di Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi," ujar dia usai pertemuan.

Ketut mengatakan, saat ini BGN masih terus melakukan pembenahan dan evaluasi program MBG menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, dia menegaskan, pimpinan BGN terus mendukung proses tindak pidana dalam tata kelola MBG. Dia juga mendorong seluruh pemeriksaan dilakukan secara terbuka, termasuk kepada oknum-oknum di BGN.

"Apa pun yang terkait dengan pemeriksaan tindak pidana khusus, dipersilakan, terbuka. Karena itu memang sudah apa namanya, menjadi domain pribadi, ya, daripada oknum-oknum yang dulu ya ada di BGN," ujar dia.

Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan, kunjungan itu merupakan agenda silaturahmi dan koordinasi setelah terbentuknya jajaran pimpinan BGN yang baru.

Menurut Anang, ke depan Kejagung dan BGN akan menjalin kerja sama, termasuk dengan melibatkan sejumlah personel apabila diperlukan.

"Bahwa ke depannya akan menjalin kerja sama yang melibatkan beberapa personel apabila diperlukan dalam rangka perbaikan penyelenggaraan tata kelola program Makan Bergizi Gratis," ujar dia.

Dalam pertemuan tersebut juga membahas beberapa sejumlah aspek evaluasi terutama yang berhubungan dengan tata kelola. Dia mengatakan, Kejaksaan siap membantu memberikan pendampingan dan pengawasan jalannya tata kelola program MBG.

"Jangan sampai terjadi lagi dan dalam tata kelola terutama. Dan Kejaksaan siap membantu untuk mendampingi ke depannya seperti apa," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article