Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ketika Pidato Prabowo Dibandingkan dengan Penuturan Reza Rahadian

3 min read
Ketika Pidato Prabowo Dibandingkan dengan Penuturan Reza Rahadian
Presiden Prabowo Subianto di HUT PAN (IDN Times/M. Ilman Nafi’an)
  • Pidato Prabowo di HUT ke-28 PAN kembali disorot setelah ia menyebut pakar “goblok” saat menegaskan sumpahnya untuk menyejahterakan Indonesia.
  • Unggahan Threads membandingkan gaya Prabowo dengan Reza Rahadian, yang mengaku menyingkirkan amarah sebelum berbicara dan tetap santun saat mengkritik anggaran pendidikan.
  • Unggahan perbandingan itu meraih 1.000 like, 12 komentar, 118 unggah ulang, serta memicu respons warganet yang menilai kontras cara keduanya menyampaikan pendapat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan usai pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyebut pakar "goblok" pada Jumat, 18 September 2026.

Bahkan, ada warganet yang membandingkan sikap atau gaya komunikasi Presiden Prabowo dengan selebritas Reza Rahadian. Warganet di Threads membandingkan tiga video yang memuat wawancara dan pidato Reza dengan gaya pidato Prabowo.

"Kontras sekali pemaparan pidato dari seorang pemimpin negara dg aktor yg hanya lulusan SMA (reza rahadian)🥹," tulis caption pemilik akun Threads @lydia.permata.danira yang diunggah Sabtu, 19 September 2026.

  1. 1. Reza Rahadian pinggirkan amarah dan benci sebelum bersuara

    Seorang warganet mengunggah tiga video perbandingan pidato Presiden Prabowo Subianto dengan aktor Reza Rahadian di Threads, Sabtu (19/9/2026
    Seorang warganet mengunggah tiga video perbandingan pidato Presiden Prabowo Subianto dengan aktor Reza Rahadian di Threads, Sabtu (19/9/2026). (Threads)

    Potongan video pertama yang berisi wawancara khusus antara Reza Rahadian dengan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis, mengulas kebiasaan Reza saat akan bersuara yang berusaha meminggirkan amarah dan rasa benci.

    "Aku selalu berusaha ketika ingin menyampaikan sesuatu berusaha meminggirkan amarah, atau sesuatu yang bentuknya lebih ke amarah, benci, dan lain-lain, dan mencoba berfikir kembali, sehingga apa yang dituturkan tidak kemudian tidak menuju sesuatu yang akhirnya membuat kasar atau apa, gitu," ujar Reza.

    Akun tersebut membandingkan potongan vidao pidato Prabowo yang tengah pidato berapi-api di acara HUT ke-28 PAN. Prabowo bersumpah akan menyejahterakan rakyat Indonesia.

    "Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya. Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pinternya... saking pinternya jadi goblok!" kata Prabowo dengan wajah masam, yang disambut tawa kader PAN.

    Sementara, potongan video ketiga memuat tayangan pidato Reza di hadapan publik yang mengkritisi anggaran pendidikan, dengan gaya tetap santun meski kritis.

  2. 2. Warganet sudah habis berkata-kata

    ilustrasi media sosial
    ilustrasi media sosial (unsplash.com/Karolina Grabowska)

    Hingga artikel ini ditayangkan, unggahan ini telah mendapat respons 1.000 like, 12 komentar, unggah ulang 118, dan diteruskan ke platform lainnya 12 kali.

    Umumnya komentar warganet tak banyak, mereka seakan sudah habis kata-kata. Seperti pemilik akun @aananas2 yang hanya berkomentar satu kata "Menyedihkan 🥲🥲"

    Sama halnya komentar pemilik akun @auliyarohmah, yang mengaku pusing setelah melihat potongan video ini.

    "Ya Allaah, abis liat langsung pusing gw si wowo ini 😭😭😭😭," tulisnya di kolom komentar.

    Ada juga komentar yang menilai perbandingan keduanya. Seperti yang disampaikan pemilik akun @myanti9127.

    "Lulusan SMA yang speak up nya bagus. Dibanding lulusan LPDP," tulisnya.

  3. 3. Pidato Presiden Prabowo di HUT ke-28 kembali jadi sorotan publik

    Presiden Prabowo Subianto di HUT PAN
    Presiden Prabowo Subianto di HUT PAN (IDN Times/M. Ilman Nafi’an)

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perayaan HUT ke-28 PAN mengklaim ingin Indonesia menjadi bangsa yang makmur. Oleh karena itu, ia tak ingin rakyat Indonesia ada yang kelaparan.

    Prabowo menegaskan, tidak ingin ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah dan kekurangan gizi. Sehingga hal itu menyebabkan anak Indonesia tidak bisa bersaing dengan bangsa lain.

    Prabowo kemudian menyinggung pakar yang menyampaikan kritik. Kendati, dia mengaku tak masalah dengan kritik yang disampaikan pakar kepadanya.

    "Itu bukan sumpah saya, saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya, terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok," kata dia, yang disambut tawa kader PAN.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More