"Posisi Teddy yang masih menjabat Seskab ini unik. Sementara, bila mengikuti pendidikan Seskoad, dia baru bisa meninggalkan Bandung pada Jumat sore atau malam. Makanya di Seskoad tahun ini unik (karena diberikan fasilitas pendidikan secara daring)," ujar Selamat kepada IDN Times melalui telepon pada Jumat, 6 Februari 2026.
Lulus Seskoad 2026, Seskab Teddy Didapuk Jadi Penulis Taskap Terbaik

- Letkol Inf Teddy Indra Wijaya lulus Dikreg LXVII Seskoad 2026 dan dinobatkan sebagai penulis taskap terbaik, sementara Denny Sofyan meraih nilai akumulasi tertinggi.
- KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan pentingnya integritas moral, visi strategis, dan kemampuan adaptif bagi lulusan Seskoad dalam menghadapi tantangan militer masa depan.
- Pendidikan Seskoad ke-67 menerapkan metode tatap muka dan daring, memungkinkan Teddy tetap menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabinet sambil menyelesaikan pendidikan.
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya akhirnya menuntaskan pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 67 tahun 2026 usai berjalan hampir empat bulan. Seremoni penutupan pendidikan reguler itu dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak pada Rabu, 3 Juni 2026 di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung.
Di dalam seremoni itu, turut disampaikan Teddy sebagai perwira siswa dengan tugas penulisan kertas karya perorangan terbaik. Sementara, kolega Teddy, Denny Sofyan berhasil meraih prestasi sebagai Virajaty atau siswa dengan nilai akumulasi terbaik secara keseluruhan.
"Pada kesempatan itu, Letkol Inf Teddy Indra Wijaya diumumkan sebagai penulis taskap terbaik Dikreg LXVII Seskoad," demikian keterangan tertulis dari Dinas Penerangan TNI AD dan dikutip pada Kamis (4/6/2026).
Perwira menengah di TNI AD itu juga diminta untuk memaparkan gagasan strategis hasil kajiannya di hadapan para tamu undangan dan seluruh perwira siswa. Pendidikan reguler Seskoad LXVII diikuti oleh 279 perwira siswa (pasis) yang terdiri dari 255 pasis TNI Angkatan Darat (AD), 4 pasis TNI Angkatan Laut (AL), 2 pasis TNI Angkatan Udara (AU), 7 pasis Polri dan 11 pasis dari negara sahabat.
1. KSAD sebut lulusan Seskoad harus punya integritas moral yang tinggi

Sementara, di dalam sambutannya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan lulusan Seskoad harus memiliki wawasan strategis yang kuat, pola pikir visioner, dan integritas moral yang tinggi untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di masa depan.
"Peran strategis lembaga pendidikan Seskoad tak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dan taktis militer semata, melainkan juga pengembangan wawasan strategis yang berlandaskan keilmuwan dan kepemimpinan visioner serta integritas moral dan karakter yang unggul sebagai generasi penerus perjuangan TNI AD," ujar Maruli pada Rabu kemarin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwira siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, tantangan tugas ke depan menuntut hadirnya pemimpin militer yang tidak hanya unggul dalam profesionalisme keprajuritan, tetapi juga mampu berpikir strategis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Perwira siswa juga diharapkan bisa memiliki visi jauh ke depan dalam mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara.
2. KSAD turut mengingatkan perwira siswa tetap tingkatkan kapasitas diri

Maruli juga mengingatkan para lulusan Seskoad agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan budaya belajar sepanjang hayat. Bekal pendidikan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan reguler Seskoad diharapkan menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
"Selama pendidikan, para pasis memperoleh pembekalan yang berorientasi pada pengembangan kepemimpinan, manajemen strategis, perencana operasi, serta analisis lingkungan strategis guna menyiapkan calon pemimpin masa depan yang profesional, adaptif dan berkarakter," kata Maruli.
3. Seskab Teddy bisa mengikuti pendidikan Seskoad secara daring

Sementara, Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono menyebut pendidikan reguler ke-67 Seskoad turut menerapkan metode pembelajaran secara daring selain tatap muka langsung. Teddy terlihat memanfaatkan metode ini ketika harus mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja.
"Kami sampaikan bahwa benar Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini sedang mengikuti Dikreg LXVII Seskoad. Pendidikan dilakukan dengan metode tatap muka dan daring, menyesuaikan pengembangan pendidikan, dinamika tugas dan kebutuhan organisasi," ujar Donny kepada media pada Jumat, 6 Februari 2026 lalu.
Namun, metode daring di dalam Seskoad turut menuai sorotan dari sejumlah pihak. Pengamat militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting mengatakan pada umumnya, pendidikan Seskoad harus diikuti penuh selama enam bulan dengan tatap muka atau luring.
Meskipun, Selamat tak membantah metode pendidikan daring di Sesko TNI pernah terjadi ketika pandemik COVID-19 melanda Indonesia. Namun, kini Indonesia tidak lagi berstatus pandemik.

















