Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menag Dorong Guru Sebarkan Empati pada Ajaran Kurikulum Cinta
Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk menekan perundungan dan kekerasan di sekolah, serta menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual siswa.
  • Guru, penyuluh, dan ASN Kemenag didorong menjadi agen utama penyebaran nilai cinta, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.
  • Sebanyak 305.344 peserta mengikuti pelatihan mandiri KBC yang bertujuan menginternalisasi makna kurikulum cinta agar nilai kasih dapat diterapkan dalam pembelajaran dan pelayanan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
22 April 2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar merilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di kantor Kementerian Agama, Jakarta. Ia menjelaskan program ini bertujuan mengurangi perundungan dan kekerasan di sekolah.

22 April 2026

Dalam acara yang sama, Nasaruddin mendorong guru, penyuluh, dan ASN Kemenag menjadi agen utama penyebaran nilai cinta dan empati di sekolah serta masyarakat.

22 April 2026

Nasaruddin menyebut sebanyak 305.344 peserta mengikuti pelatihan belajar mandiri KBC secara daring untuk pemerataan akses pelatihan bagi guru di seluruh Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Menteri Agama meluncurkan program Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk menanamkan nilai empati, cinta, dan kepedulian sosial dalam dunia pendidikan.
  • Who?
    Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama jajaran Kementerian Agama serta Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, Muhammad Ali Ramdhani.
  • Where?
    Kegiatan peluncuran berlangsung di kantor Kementerian Agama, Jakarta, dengan pelatihan dilaksanakan secara daring bagi peserta di seluruh Indonesia.
  • When?
    Peluncuran dilakukan pada Rabu, 22 April 2026.
  • Why?
    Program ini bertujuan mengurangi perundungan dan kekerasan di sekolah serta membentuk siswa yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.
  • How?
    Pemerintah mengadakan pelatihan daring bagi lebih dari 305 ribu peserta agar mampu menerapkan nilai-nilai cinta dalam pembelajaran dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Menteri Nasaruddin bilang ada pelajaran baru namanya Kurikulum Cinta. Katanya biar anak-anak di sekolah tidak suka marah atau jahat sama teman. Guru-guru dan pegawai juga diajak belajar supaya bisa ajar anak pakai hati yang baik. Banyak orang ikut belajar ini lewat internet, dan sekarang mereka mau sebar cinta ke semua orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peluncuran Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di dunia pendidikan. Dengan melibatkan lebih dari 300 ribu peserta pelatihan daring, program ini membuka akses setara bagi guru di seluruh daerah untuk mengembangkan pembelajaran yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual secara konkret serta berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, merilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Nasaruddin mengatakan, KBC dirilis sebagai upaya mengurangi tindakan perundungan, kekerasan hingga kebencian terhadap sesama teman di sekolah.

Menurutnya, seorang siswa didik tidak hanya agar cerdas secara intelektual, tapi juga harus baik dalam emosional dan spiritual.

“Kita tidak ingin melahirkan anak didik yang kering batinnya, hanya tajam pikirannya. Yang kita harapkan adalah pikirannya tajam tapi hatinya juga subur,” ujar Nasaruddin di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

1. Menag dorong guru jadi agen utama sebarkan nilai-nilai cinta

Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga mendorong guru hingga ASN Kemenag untuk menjadi agen utama menyebarkan nilai-nilai cinta.

“Kami mendorong para guru, penyuluh dan ASN Kemenag menjadi agen utama dalam menyebarkan nilai-nilai cinta, empati, dan kepedulian sosial, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas,” ucap dia.

2. Ratusan ribu orang ikuti pelatihan belajar mandiri KBC

Menteri Agama Nasaruddin Umar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Lebih lanjut, Nasaruddin mengatakan, ada 305.344 peserta pelatihan belajar mandiri KBC. Para peserta diharapkan mampu menyerap materi dengan baik.

“Para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran, pembinaan umat, dan pelayanan publik secara konkret dan berkelanjutan. Sehingga mereka akan bertoleransi satu sama lain, mereka akan mencintai sesamanya bahkan sesama makhluknya, lingkungan hidupnya,” ujar Nasaruddin.

“Pelaksanaan diklat secara online juga menjadi strategi pemerataan akses pelatihan, sehingga guru di seluruh pelosok dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Belajar Mandiri KBC diharapkan menjadi gerakan nasional, yang membumikan nilai cinta dalam pendidikan, dengan dukungan sinergis antara pemerintah, guru, dan masyarakat," sambungnya.

3. Tujuan pelatihan belajar mandiri KBC

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Ali Ramdhani (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Program belajar mandiri KBC ini diikuti oleh ASN hingga karyawan swasta. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan terhadap makna kurikulum cinta.

“Tujuan dari pelatihan ini pada dasarnya adalah ingin memberikan pengetahuan, pengalaman, serta kemampuan untuk menginternalisasi pemaknaan Kurikulum Berbasis Cinta,” kata Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Ali Ramdhani.

Editorial Team