Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mendagri: Dana Otsus Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Mendagri: Dana Otsus Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat
Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (kiri) dan Mendagri Tito Karnavian (kanan) sesuai menggelar rapat kerja di parlemen. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Mendagri Tito Karnavian menegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan harus memberi manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar memperbaiki angka statistik pembangunan daerah.
  • Kemendagri bersama Kemenkeu turun langsung membantu daerah, terutama Papua, yang masih terkendala birokrasi dalam pencairan dan penyaluran Dana Otsus agar lebih cepat tersalurkan.
  • Tito memuji tata kelola Dana Keistimewaan DIY dengan tingkat penyerapan di atas 95 persen, menjadikannya contoh nasional pengelolaan dana yang transparan dan berdampak nyata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, kembali mengingatkan jajaran pemerintah daerah terkait pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Keistimewaan (Danais). Semua manfaat ini harus dirasakan langsung oleh rakyat.

Tito menyampaikan itu saat menghadiri Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas implementasi Otsus Papua, Otsus Aceh, dan status Keistimewaan DIY.

1. Tata kelola jadi kunci, bukan cuma perbaikan statistik

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Mendagri mengapresiasi adanya peningkatan pada sejumlah indikator makro pembangunan di daerah Otsus, seperti pertumbuhan ekonomi hingga turunnya angka kemiskinan. Namun, Tito menegaskan angka statistik belum cukup jika tidak dibarengi dengan perbaikan tata kelola dana yang transparan.

"Dana Otsus kalau betul-betul terpakai untuk hal yang sangat riil ini akan sangat bagus sekali, karena kita bisa mengontrol dan mengawasi dari semua pihak," kata Tito dalam keterangannya.

2. Turun tangan bantu daerah yang macet cairkan dana

-
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat ditemui di Kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Tito menyadari masih ada sejumlah daerah, khususnya di Papua, yang kerap terkendala masalah birokrasi yang menghambat penyaluran dana Otsus. Untuk mengatasi hal ini, Kemendagri bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memberikan pendampingan dan supervisi langsung.

"Ini upaya kita untuk membantu daerah Papua yang masih tergantung dari pusat tapi terlambat penyalurannya, kita bantu selesaikan," ujar mantan Kapolri tersebut.

3. Jadikan DIY sebagai role model nasional

-
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Dalam rapat tersebut, Tito memuji tata kelola Dana Keistimewaan (Danais) di DIY yang dinilai patut ditiru. Tingkat penyerapan anggaran di provinsi pimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono X ini terbukti tinggi, yakni di atas 95 persen.

"Kita melihat bahwa Jogja ini bisa menjadi model bagaimana Dana Otsus, Kekhususan, dan Keistimewaan itu riil betul-betul memberikan manfaat dan terbuka," ucap Tito.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More