Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menko PMK Dorong Percepatan Rehab Rekon Pascabencana di Tiga Provinsi

Menko PMK Dorong Percepatan Rehab Rekon Pascabencana di Tiga Provinsi
Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas Percepatan Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (6/4/2026). (Dok.Kemenko PMK)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat agar kehidupan masyarakat terdampak segera pulih.
  • Menko PMK menegaskan rehab rekon tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
  • Pemerintah tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan sambil memastikan sinergi lintas kementerian dan daerah untuk mempercepat proses pemulihan secara terpadu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan upaya ini menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat terdampak bisa segera pulih.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas Percepatan Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (6/4/2026).

1. Pemerintah fokus percepat pemulihan pascabencana

Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)
Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)

Dalam rapat tersebut, Menko PMK membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan rehab rekon bersama Tim Pelaksana Satgas. Dia menekankan pentingnya langkah cepat untuk menuntaskan hambatan, baik administratif maupun di lapangan.

“Kami menerima laporan dari Ketua Tim Pelaksana Satgas mengenai progres capaiannya dan apa saja yang perlu untuk dipecahkan, ditindaklanjuti secara cepat,” ujar Menko PMK, dikutip dari siaran pers, Selasa (7/4/2026).

Menurut dia, capaian penanganan sejauh ini sudah menunjukkan progres yang baik. Namun, dibutuhkan langkah lanjutan yang lebih cepat dan terkoordinasi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Capaian pemulihan pascabencana di tiga provinsi sampai saat ini sudah sangat bagus, tetapi tentu saja kita harus melangkah kepada tahap berikutnya,” kata dia.

2. Rehab rekon tak hanya fokus infrastruktur

Pembersihan Fasilitas Kesehatan RSUD/Puskesmas di wilayah Aceh Tamiang
Pembersihan Fasilitas Kesehatan RSUD/Puskesmas di wilayah Aceh Tamiang. (Dok. TNI)

Pratikno mengatakan, percepatan rehab rekon harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan kehidupan masyarakat, termasuk layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

“Kami menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk melakukan pelayanan maksimal penanganan bencana, rehab rekon secara cepat, secara akuntabel sehingga masyarakat bisa pulih kembali bukan hanya masalah infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan kehidupan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan juga pemulihan ekonomi,” kata dia.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah tengah memfinalisasi rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang dikoordinasikan oleh Kementerian PPN/Bappenas. Rencana ini akan menjadi acuan utama agar proses pemulihan berjalan lebih terarah dan terpadu.

3. Pemerintah tetap siaga bencana susulan

Kondisi banjir di wilayah Aceh Timur, Provinsi Aceh (07/10/2022). (twitter.com/BNPB_Indonesia)
Kondisi banjir di wilayah Aceh Timur, Provinsi Aceh. (twitter.com/BNPB_Indonesia)

Di tengah proses pemulihan, pemerintah juga tetap mengantisipasi potensi bencana susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Penanganan tanggap darurat pun tetap berjalan beriringan dengan rehab rekon.

“Kita juga terus mengantisipasi tanggap darurat karena bencana datang bertubi-tubi. Bukan hanya bencana yang terjadi pada November-Desember yang lalu, bahkan pada hari-hari terakhir sampai dengan kemarin pun masih ada banjir susulan lagi di beberapa tempat,” kata dia.

Menko PMK juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Muhaimin Iskandar, Tito Karnavian, Dody Hanggodo, serta Kepala BNPB Suharyanto, perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More