Comscore Tracker

Lobi-Lobi Politik PKS dengan Demokrat-NasDem Makin Intens, Koalisi?

PKS tak mau buru-buru soal koalisi Pemilu 2024

Jakarta, IDN Times - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih terus membuka koalisi dengan partai politik (parpol) lain, untuk menghadapi Pemilu 2024.

Juru Bicara PKS, M Kholid, mengatakan komunikasi dengan parpol lain kini sering dilakukan, terutama dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem.

"Tentu kita saat ini sedang intensif membangun komunikasi dengan NasDem, dengan Demokrat, tetapi tidak close dengan yang lain," ujar Kholid di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2022).

Baca Juga: MK Minta PKS Lengkapi Bukti soal Gugatan Ambang Batas Capres

1. PKS buka komunikasi dengan KIB

Lobi-Lobi Politik PKS dengan Demokrat-NasDem Makin Intens, Koalisi?Juru Bicara PKS, M Khalid (batik) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Kholid mengatakan, PKS juga sedang membuka komunikasi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari gabungan Partai Golkar, PAN dan PPP.

"Kalau ditanya koalisi ke mana? Itu nanti kewenangan Majelis Syuro, dan DPP akan melaporkan hasil komunikasi politik kepada Majelis Syuro. Nanti Majelis Syuro yang menentukan PKS akan berkoalisi dengan partai apa saja dan capres-cawapres siapa," ucap dia.

Baca Juga: Sidang Perdana di MK, PKS Beberkan Alasan Gugat Ambang Batas Capres

2. Bagaimana nasib Koalisi Semut Merah dengan PKB?

Lobi-Lobi Politik PKS dengan Demokrat-NasDem Makin Intens, Koalisi?Logo PKB (m.pkb.id)

Lebih lanjut, Kholid menjelaskan, soal nasib Koalisi Semut Merah. Koalisi tersebut sempat disebut ketika PKS melakukan pertemuan dengan PKB.

"Ini belum ada keputusan apa-apa, (koalisi dengan) Semut Merah, KIB, poros perubahan antara NasDem dengan Demokrat," kata dia.

3. PKS tak mau buru-buru tentukan koalisi

Lobi-Lobi Politik PKS dengan Demokrat-NasDem Makin Intens, Koalisi?Ilustrasi - Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama pengurus DPP PKS. (Dok PKS)

Kholid menjelaskan, PKS tak mau buru-buru menentukan koalisi untuk Pemilu 2024. Semuanya masih dalam penjajakan.

"Jadi, kami nikmati saja kapan indah pada waktunya. Jadi tidak terburu-buru. Kalau kata Presiden Jokowi, kan, ojo kesusu (jangan buru-buru). Jadi, kita terus lakukan ta'aruf dengan partai politik," imbuhnya.

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya