Parade Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi, Pramono-Rano Kehujanan di Bundaran HI

- Parade ogoh-ogoh di Bundaran HI diguyur hujan deras, namun Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tetap hadir menyemangati peserta dan warga yang antusias.
- Rano Karno menyebut hujan sebagai berkah menjelang Hari Suci Nyepi, berharap suasana perayaan berlangsung damai serta udara Jakarta menjadi lebih bersih dan sejuk.
- Pramono menyinggung rencana perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027 sebagai momentum menampilkan kekayaan budaya Nusantara di ibu kota.
Jakarta, IDN Times – Hujan deras tiba-tiba mengguyur pawai ogoh-ogoh di Bundaran HI. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terlihat sibuk menyesuaikan jas hujannya, sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno tetap tenang, menatap parade dengan di tengah guyuran hujan yang deras.
“Ini sesuatu yang baru, mudah-mudahan berlanjut tahun depan. Kita lihat yang lebih gede tadi hadir 18 ogoh-ogoh. Ini menunjukan bahwa ini adalah untuk membersihkan hal-hal yang tidak baik. Mari kita bersihkan bersama-sama. Selamat menyambut Nyepi,” ucap Pramono dengan masih mengenakan jas hujan, di Bundaran, Jakarta, Minggu (8/3/2026).
1. Warga sangat antusias meski hujan

Sementara di tengah guyuran hujan deras, Rano menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan parade ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Rano mengaku bangga dan bahagia melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti festival budaya tersebut meski diguyur hujan.
“Kami, Bapak Gubernur DKI Mas Pramono dan saya sangat bangga dan bahagia hari ini. Biarkan Tuhan memberikan berkah kepada kita dengan hujan ini,” ujar Rano.
2. Hujan bawa berkah

Menurutnya, hujan yang turun saat parade berlangsung diharapkan membawa berkah menjelang Hari Raya Nyepi yang akan dirayakan umat Hindu. Ia berharap suasana pada perayaan Nyepi berlangsung tenang dan udara menjadi lebih baik.
“Mudah-mudahan besok acara Nyepi semua tenang, udara menjadi baik, agar saudara-saudara kita bisa merayakannya,” katanya.
3. Tahun 2027 Jakarta akan berusia 500 tahun

Dia mengatakan pada 2027 mendatang Jakarta akan memasuki usia 500 tahun. Momentum tersebut diharapkan menjadi ajang menampilkan kekayaan budaya Nusantara di Ibu Kota.
“Insya Allah pada tahun 2027 Jakarta akan berusia 500 tahun. Di sinilah kehadiran budaya Nusantara harus hadir di Jakarta dalam rangka menyambut lima abad Kota Jakarta,” kata dia
“Kepada semua keluarga besar Hindu yang ada di Jakarta dan di mana pun, termasuk yang di Bali, kami ucapkan selamat Hari Raya Nyepi,” katanya.
















