Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SIG Catat Pertumbuhan Penjualan dan Laba pada Kuartal I 2026

SIG Catat Pertumbuhan Penjualan dan Laba pada Kuartal I 2026
SIG membuktikan resiliensi di tengah tantangan industri semen domestik yang masih menghadapi overcapacity dan tensi geopolitik yang memberi tekanan kenaikan harga-harga. (Dok. Semen Indonesia)
Intinya Sih
5W1H
  • SIG mencatat volume penjualan 8,71 juta ton dan pendapatan Rp8,29 triliun pada kuartal I 2026, dengan laba bersih Rp80 miliar yang menunjukkan tren pertumbuhan positif.
  • Transformasi bisnis melalui efisiensi biaya, optimalisasi produk turunan, dan pengelolaan pasar mikro berhasil meningkatkan penjualan domestik serta menekan biaya keuangan hingga turun 35,4 persen yoy.
  • SIG bersama Taiheiyo Cement menyelesaikan proyek dermaga ekspor di Tuban yang ditargetkan beroperasi pertengahan 2026 untuk memperluas pasar luar negeri dan mengatasi overcapacity industri semen domestik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasian pada kuartal I tahun 2026 dengan ringkasan sebagai berikut:

  • Volume penjualan sebanyak 8,71 juta ton

  • Pendapatan tercatat sebesar Rp8,29 triliun.

  • Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp6,62 triliun.

  • EBITDA tercatat sebesar Rp1,06 triliun.

  • Laba sebelum pajak sebesar Rp156 miliar

  • Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp80 miliar.

1. Resiliensi di tengah tantangan industri

Semen Indonesia Group (SIG) berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). (dok. SIG)
Semen Indonesia Group (SIG) berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). (dok. SIG)

SIG membuktikan resiliensi di tengah tantangan industri semen domestik yang masih menghadapi overcapacity dan tensi geopolitik yang memberi tekanan kenaikan harga-harga. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, strategi transformasi yang dijalankan SIG berhasil mencatatkan tren pertumbuhan kinerja positif sejak kuartal IV 2025 dan berlanjut sepanjang kuartal I 2026, yang ditandai dengan peningkatan volume penjualan, pendapatan, hingga laba pada kuartal I tahun 2026.

”Transformasi bisnis yang dilakukan SIG berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio yang menjadi katalis pertumbuhan kinerja Perusahaan,” ujar Vita Mahreyni.

Sepanjang kuartal I tahun 2026, volume penjualan SIG naik 1,7 persen yoy menjadi 8,71 juta ton dari periode yang sama pada tahun 2025 sebanyak 8,57 juta ton. Pencapaian tersebut didorong oleh penjualan domestik yang naik 5,4 persen yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11 persen yoy. Pencapaian tersebut bahkan melampaui permintaan semen kantong nasional yang naik 7,0 persen. Sementara penjualan regional terkontraksi 8 persen yoy.

2. SIG terus menjaga tren kinerja positif

Ilustrasi pekerja pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. (dok. SIG)
Ilustrasi pekerja pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. (dok. SIG)

Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 8,6 persen yoy seiring meningkatnya volume penjualan serta dampak kenaikan harga bahan bakar dan energi. Di saat yang bersamaan, biaya operasional (termasuk pendapatan dan pengeluaran operasional lainnya) naik sebesar 9 persen yoy. Namun demikian, berkat tata kelola keuangan yang baik, biaya keuangan bersih tercatat turun sebesar 35,4 persen yoy.

”Kami berhasil menjaga tren kinerja positif pada kuartal I tahun 2026 berkat disiplin menjalankan transformasi bisnis. Selain kinerja penjualan yang mengalami peningkatan, pendapatan juga tercatat naik 8,3 persen disertai kenaikan laba sebesar 88,7 persen. Pencapaian positif ini membuat kami semakin yakin bahwa langkah strategis yang ditempuh berada di jalur yang tepat, sembari terus melakukan evaluasi, adaptif terhadap segala perkembangan, dan memaksimalkan setiap peluang,” kata Vita Mahreyni.

3. Ekspor akan menjadi segmen penting

Semen Indonesia
Semen Indonesia

Vita Mahreyni menambahkan, SIG melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bersama Taiheiyo Cement Corporation telah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur yang kini ditargetkan operasional pada pertengahan tahun 2026.

”Ekspor akan menjadi segmen penting tidak hanya untuk menyiasati overcapacity industri domestik, tetapi juga meningkatkan utilitas dan mendukung pertumbuhan kinerja yang stabil. Rampungnya proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Tuban menjadi tonggak bagi Perusahaan untuk mendorong lebih banyak ekspor semen yang akan menghasilkan margin yang lebih besar, tidak hanya ke Amerika Serikat, tetapi juga negara-negara lainnya,” ujar Vita Mahreyni. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ahmad Faisal
EditorAhmad Faisal
Follow Us

Related Articles

See More