Jakarta, IDN Times - Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto disebut bermula dari temuan perangkat khusus yang semula berada di lingkungan Mabes Polri. Peralatan tersebut diduga dipindahkan ke rumah tiga perwira tinggi Polri, yakni Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, Irjen Pol Slamet Uliandi, dan Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
Pengamat militer dan keamanan Selamat Ginting mengungkapkan kronologi tersebut, dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV. Dia menduga pemindahan alat sadap itu berkaitan dengan mantan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.