Pengemudi Sepeda Motor Tewas Tersenggol Truk, TNI AD Minta Maaf

- Insiden di Kalideres melibatkan truk dinas TNI AD yang menewaskan Ani Maryati, sementara pengendara motor Kartini selamat dengan luka-luka.
- TNI AD memastikan pengemudi truk telah lapor diri dan tengah diperiksa Denpom I Tangerang, dengan janji penegakan hukum transparan tanpa pandang bulu.
- Perwakilan Menzikon/CRK Pusziad telah takziah ke rumah duka, menyampaikan permintaan maaf, memberi santunan, serta bantuan pengobatan bagi korban selamat.
Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan insiden lalu lintas pada Jumat (3/4/2026) di area Kalideres, Jakarta Barat melibatkan aset milik TNI AD. Akibat senggolan dari truk milik TNI AD itu menewaskan seorang penumpang sepeda motor atas nama Ani Maryati. Perempuan berusia 51 tahun itu terlihat dari potongan rekaman video CCTV sempat terlindas truk dan tewas di lokasi.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Saudari Ani Maryati dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga almarhumah serta mendoakan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ujar Donny di dalam keterangan yang diterima IDN Times pada Senin (6/4/2026).
Jenderal bintang satu itu menjelaskan beberapa truk yang melewati Jalan Hutan Jati merupakan kendaraan dinas TNI AD dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad. Truk-truk itu, kata Donny, sedang bertugas membantu mengantarkan siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) di Cisarua. Penggunaan truk-truk itu, kata Donny, atas permintaan resmi pihak sekolah.
1. TNI AD sebut pengemudi berusaha menyalip truk dari sisi sebelah kiri

Lebih lanjut, Donny menjelaskan kronologi berdasarkan laporan awal yang diterimanya. Kecelakaan itu bermula saat sebuah sepeda motor berusaha menyalip kendaraan truk dari sisi sebelah kiri.
"Kemudian mengakibatkan pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh dan menimbulkan korban," ujar Donny.
Keterangan yang disampaikan oleh Donny berbeda dari potongan rekaman CCTV yang menggambarkan kejadian pada Jumat pekan lalu itu. Di dalam potongan CCTV, terlihat sepeda motor yang dikendarai Kartini ditabrak dari belakang. Sepeda motor yang dikemudikan Kartini pun oleng dan jatuh.
Tubuh penumpang yaitu Ani sempat terlindas roda bagian belakang truk. Sedangkan, Kartini yang membonceng Ani selamat dan mengalami luka. Ia terluka di bagian dahi dan memar di kaki.
Ia menambahkan berdasarkan indikasi awal tidak ada unsur kesengajaan dan murni kecelakaan lalu lintas. "Tetapi, untuk memastikan penyebab pasti kejadian, proses pendalaman masih terus dilakukan oleh aparat berwenang," tutur dia.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik lantaran kejadian yang tragis dan melibatkan unsur militer.
2. Pengemudi kendaraan dinas telah lapor diri ke satuan

Donny mengatakan usai peristiwa pada Jumat pekan lalu, pengemudi kendaraan dinas telah melaporkan diri ke satuan. Saat ini pengemudi sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Denpom I Tangerang.
"TNI AD juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan penanganan peristiwa ini berjalan secara obyektif, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Ia juga menggaris bawahi TNI AD akan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan supremasi hukum. Donny berjanji bila dalam hasil penyelidikan nanti terbukti adanya kelalaian dari pengemudi kendaraan dinas maka yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku secara tegas, transparan dan tanpa pandang bulu.
3. TNI AD sudah takziah ke rumah duka dan memohon maaf

Di dalam keterangannya, Donny mengatakan perwakilan dari satuan Menzikon/CRK Pusziad telah mendatangi rumah duka Ani Maryati untuk takziah. "Mereka juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab," kata Donny.
Perwakilan satuan Menzikon/CRK Pusziad juga mendatangi kediaman dari korban selamat yakni Kartini. "Terhadap korban luka, kami telah memberikan bantuan biaya pengobatan serta dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan," kata Donny.
Menurutnya, langkah-langkah yang ditempuh oleh TNI AD itu merupakan wujud bahwa TNI AD hadir tidak hanya dalam fungsinya menjalankan tugas negara. Tetapi, juga demi menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kepeduliaan sosial di tengah masyarakat.


















