Jakarta, IDN Times - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar The 5th Summit of Halal 20 (H20) atau forum internasional Halal 20 (H20) ke-5 di Jakarta, pada 18-20 September 2026. Acara tersebut mengambil tema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy."
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengatakan, total ada 450 peserta dari 48 negara yang ikut dalam acara tersebut. Selain itu, Forum H20 juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman, serta Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana.
Haikal mengatakan, halal merupakan bahasa internasional. Semua bangsa tak mengubah bahasa halal di negara masing-masing.
"Halal is one language! Karena bahasa halal di Korea adalah halal, di Arab, halal is halal, di Rusia, halal is halal, Argentina, halal is halal, di Brazil, halal is halal, China? China halal is halal, paham? Ini adalah keajaiban," ujar Haikal dalam keterangannya, dikutip Sabtu (19/9/2026).
