Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Prabowo Bakal Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan layanan Call Center 1500813 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading–Manggarai pada 26 Agustus 2026.
  • LRT sepanjang 12,2 kilometer ini dibangun Pemerintah DKI Jakarta dengan anggaran sekitar Rp12,1 triliun, melayani 11 stasiun, dan memiliki waktu tempuh 28 menit.
  • Pemprov DKI menyebut konektivitas transportasi umum telah melampaui 93 persen; peningkatan layanan diharapkan mengurangi kemacetan yang menimbulkan kerugian lebih dari Rp100 triliun per tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo akan meresmikan LRT baru dari Kelapa Gading ke Manggarai pada 26 Agustus 2026. Kereta ini punya 11 stasiun dan perjalanan sekitar 28 menit. Gubernur Pramono bilang LRT ini dibuat agar orang lebih gampang naik kendaraan umum. Sekarang banyak orang juga mulai naik Transjakarta supaya jalanan tidak terlalu macet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto bakal meresmikan operasional LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading–Manggarai pada 26 Agustus 2026.

Hal itu ia ungkap Gubernur DKI Jakarta, Pramono saat meluncurkan layanan Call Center 1500813 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu (9/8/2026).

“InsyaAllah dalam bulan Agustus ini, LRT yang dibangun sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta, mulai dari Kelapa Gading sampai Manggarai sepanjang 12,2 km, investasinya atau budgetnya kurang lebih Rp12,1 triliun, berhenti di 11 station, waktu tempuhnya 28 menit akan segera diresmikan, mudah-mudahan diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, kehadiran LRT Jakarta Fase 1B itu meningkatkan konektivitas transportasi umum di Jakarta. Saat ini, konektivitas transportasi umum di Jakarta sudah di atas angka 93 persen.

“Yang memanfaatkan, yang menggunakan dari waktu ke waktu mengalami kenaikan yang signifikan. Contohnya Transjakarta dalam semester ini mengalami kenaikan 14,99 persen. Kenaikan yang cukup tinggi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Jakarta untuk menggunakan transportasi umum jauh lebih baik,” kata dia.

Pramono berharap dengan peningkatan konektivitas transportasi umum ini bisa menekan kemacetan di DKI Jakarta.

“Saya menyadari sepenuhnya bahwa setiap satu tahun akibat kemacetan di Jakarta, dari data yang kami peroleh termasuk yang dihitung oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta lebih dari Rp100 triliun. Maka untuk itu, kemudahan transportasi kami lakukan,” lanjutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article