Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7). (dok. Kemendagri)
  • Presiden Prabowo meminta Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII mengutamakan kepentingan rakyat, serta menjalankan peran ASN untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.
  • Prabowo menyoroti pengabdian praja dalam penanganan bencana Aceh dan menegaskan mereka harus hadir saat masyarakat kesulitan, meski tugas mereka penuh tantangan serta membutuhkan pengorbanan.
  • Pamong Praja Muda disebut sebagai wajah negara; Presiden menuntut aparatur yang jujur, disiplin, bersih, berani mengambil keputusan, efisien, dan bebas korupsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII dan mengingatkan mereka untuk mengutamakan kepentingan rakyat dalam tugas sebagai ASN.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan XXXIII, serta praja yang sebelumnya membantu penanganan bencana di Aceh.
  • Where?
    Upacara pelantikan berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
  • When?
    Amanat Presiden disampaikan pada Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026, Rabu, 29 Juli 2026.
  • Why?
    Presiden menekankan aparatur negara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, serta menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • How?
    Pamong Praja Muda diminta bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, hadir saat masyarakat membutuhkan, dan memegang teguh Pancasila.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII agar senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Presiden, menjadi Pamong Praja Muda bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan, melainkan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat. Kehormatan seorang aparatur negara diukur dari manfaat yang dirasakan rakyat.

"Saudara-Saudara, Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya," kata Presiden dalam amanatnya pada Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7).

1. Fokus kepada masyarakat

Presiden Prabowo Subianto menyapa orang tua lulusan IPDN (dok. Sekretariat Presiden)

Presiden mengatakan, jalan hidup yang dipilih para Pamong Praja Muda bukanlah jalan yang mudah. Sebaliknya, jalan tersebut penuh rintangan, kesulitan, dan tantangan. Karena itu, dibutuhkan pengorbanan, baik jiwa maupun raga, demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden juga mengapresiasi pengabdian para praja yang telah turun langsung membantu penanganan bencana di Aceh selama satu bulan sebelum menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa sebelum dilantik pun para praja telah dibiasakan hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

"Saudara harus menjadi pamong praja yang hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Saudara harus menjadi pelita harapan. Saudara harus menjadi tonggak dukungan dan kepemimpinan bagi masyarakat," ungkapnya.

2. Pamong Praja Muda sebagai wajah negara

Lulusan IPDN Tahun 2026 (dok. Sekretariat Presiden)

Presiden menjelaskan, keberpihakan kepada rakyat diwujudkan dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Di mana pun bertugas, Pamong Praja Muda merupakan wajah dan simbol negara sebagai bagian dari aparatur negara. Karena itu, masyarakat akan menilai kehadiran negara melalui sikap, perilaku, dan kinerja aparatur.

Presiden menegaskan, apabila aparatur bekerja dengan baik, kepercayaan dan kecintaan rakyat terhadap negara akan semakin kuat. Sebaliknya, ketika aparatur mengecewakan masyarakat, yang tercoreng bukan hanya nama pribadi aparatur, melainkan juga kepercayaan rakyat kepada negara.

"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya. Rakyat membutuhkan, bahkan rakyat menuntut, aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," ujarnya.

3. Mewujudkan pemerintahan yang unggul dan bebas korupsi

Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7). (dok. Kemendagri)

Presiden berharap Pamong Praja Muda yang baru dilantik mampu mewujudkan pemerintahan yang unggul, efisien, disiplin, dan bebas dari korupsi. Mereka juga diharapkan selalu mencintai tanah air serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya. Dengan pemerintahan yang demikian, cita-cita mewujudkan bangsa yang maju, makmur, dan sejahtera dapat tercapai.

"Selalu cintai tanah air kita, selalu cintai rakyat kita. Saudara-Saudara adalah anak kandung rakyat. Setialah kepada semua rakyat kita, seolah-olah semua rakyat itu adalah orang tuamu. Pegang teguh Pancasila," tandasnya. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article