Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, merasa sedih atas wafatnya pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, yang viral di media sosial. Bahkan, dia mengaku merasa gagal sebagai Menteri Kesehatan.
Dalam unggahan yang ramai di media sosial, mendiang Yurizal sempat mengeluh tak mendapatkan kamar rawat inap sampai delapan jam karena dia pasien BPJS. Unggahannya itu menuai hujatan dari warganet lain.
"Saya merasa saya sebagai Menkes tuh gagal. Kok teman-teman kita ada yang meninggal muda," ujar Budi di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).
Respons Wafatnya Pasien BPJS Viral, Menkes: Saya Merasa Gagal

1. Presiden Prabowo minta Menkes tingkatkan harapan hidup rakyat
Budi mengatakan, dirinya mendapatkan tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan rata-rata harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 persen ke 76 persen.
"Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih. Apalagi kalau meninggalnya muda," ujar dia.
2. Menkes janji lakukan perbaikan
Budi berjanji akan memberikan layanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat sehingga tingkat harapan hidup rakyat bisa meningkat sampai ke usia 76 tahun.
Mantan Wakil Menteri BUMN itu menyadari ada sejumlah kekurangan terkait fasilitas kesehatan. Dia berjanji akan memperbaikinya.
"Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya," ujar dia.
"Tolong bantu juga teman-teman untuk terus memberikan masukan agar itu kita bisa laksanakan," lanjutnya.
3. Pasien BPJS meninggal usai keluhkan layanan
Unggahan seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan di Threads menjadi sorotan publik. Pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan itu mengeluh belum mendapatkan kamar rawat sampai delapan jam.
Unggahannya itu juga berujung hujatan sejumlah pihak. Salah satunya pemilik akun Threads dengan nama pengguna bennychrstin.
"Kalau full mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai? Gak ada hubungannya sama BPJS atau gak BPJS. Yang memakai banyak, otomatis yang dirawat juga banyak, gak cuma kamu sendiri," tulisnya pada 23 Juli 2026.
"Kalau mau pindah cepat, tuh ruang jenazah selalu kosong," lanjutnya.
Nahasnya, pasien tersebut dikabarkan meninggal dunia. Hal ini pun menuai kecaman netizen.
Selain itu, DPR juga mengecam kejadian ini dan mendesak Kementerian kesehatan menginvestigasi.
"Kemenkes harus melakukan investigasi secara terbuka rumah sakit mana yang tidak memberikan pelayan dengan baik tersebut sehingga mengakibatkan pasien meninggal karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik," kata Wakil Ketua Komisi IX Yahya Zaini kepada jurnalis, Rabu (4/8/2026).
Curated For You
- Viral Unggahan Pasien BPJS soal Antre Kamar Dibalas Nirempati Nakes 05 Agu 2026, 11:11 WIB
- Viral Nakes Hina Pasien BPJS, DPR Minta Kemenkes Lakukan Investigasi05 Agu 2026, 15:53 WIB