Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fadli Zon: Restorasi Desa Adat Sade Butuh Anggaran Rp25-Rp30 Miliar
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bicara rekonstruksi Desa Sade di NTB. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Restorasi Desa Adat Sade setelah kebakaran diperkirakan membutuhkan anggaran Rp25 miliar hingga Rp30 miliar.
  • Rekonstruksi mencakup 75 rumah adat, kios, masjid, dan kawasan dengan penataan jarak bangunan serta aliran listrik.
  • Pemda NTB menyiapkan masterplan, pemulihan psikologi, dan penerbitan kembali dokumen kependudukan warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
22 Agustus lalu

Kebakaran menghabiskan 75 rumah adat dan 69 artshop di Desa Adat Sade.

Kamis malam (27/8/2026)

Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan masterplan rekonstruksi perlu menjadi pilot project usai rapat koordinasi di Poltekpar Lombok.

Sabtu (29/8/2026)

Indah Dhamayanti Putri menyatakan pemerintah menghadirkan trauma healing dan pemulihan hak administratif warga.

Rabu (2/9/2026)

Fadli Zon menyampaikan perkiraan anggaran rekonstruksi Rp25 miliar hingga Rp30 miliar dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI.

akhir tahun ini

Fadli berharap proses restorasi atau rekonstruksi Desa Adat Sade dapat dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Restorasi dan rekonstruksi Desa Adat Sade setelah kebakaran sedang dikaji, termasuk pembangunan 75 rumah adat, kios, masjid, dan kawasan.
  • Who?
    Kementerian Kebudayaan, Fadli Zon, Widiyanti Putri Wardhana, Pemda NTB, Pemda Lombok Tengah, dan warga Desa Adat Sade terlibat dalam pemulihan.
  • Where?
    Desa Adat Sade, Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.
  • When?
    Fadli menyampaikan rencana tersebut dalam rapat kerja di Jakarta pada Rabu (2/9/2026).
  • Why?
    Pemulihan dilakukan setelah kebakaran menghabiskan 75 rumah adat dan 69 artshop pada 22 Agustus lalu.
  • How?
    Rekonstruksi dikaji dengan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar, penataan jarak bangunan, perhatian pada aliran listrik, serta penyusunan masterplan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desa Adat Sade terbakar, jadi banyak rumah adat, kios, dan masjid perlu dibangun lagi. Pak Fadli Zon bilang biaya membangunnya sekitar Rp25 miliar sampai Rp30 miliar. Pemerintah juga mau mengatur jarak rumah dan listrik. Warga akan dibantu membuat dokumen lagi dan anak-anak mendapat trauma healing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rencana pemulihan tidak hanya mencakup pembangunan kembali rumah adat, kios, masjid, dan kawasan, tetapi juga penataan jarak bangunan serta aliran listrik. Fokus Pemda NTB pada trauma healing dan penerbitan dokumen kependudukan menunjukkan kebutuhan warga turut diperhatikan dalam proses pemulihan Desa Adat Sade.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyampaikan, proses restorasi Desa Adat Sade, Rembitan di Kabupaten Lombok Tengah setelah kebakaran membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar. Restorasi tersebut akan dilakukan untuk jumlah 75 rumah adat, 65 kios, satu masjid, dan area kawasan.

Kementerian Kebudayaan juga tengah mengkaji proses rekonstruksi Desa Adat Sade dengan lebih memerhatikan tatak letak bangunan. Fadli berharap, proses restorasi atau rekonstruksi Desa Adat Sade dapat dilakukan akhir tahun ini.

"Setahu saya kurang lebih untuk rekonstruksi itu mungkin di antara Rp25 sampai Rp30 miliar rupiah kalau tidak salah ya, dengan jumlah 75 rumah adat, 65 kios, ada 1 masjid, dan juga kawasan area," kara Fadli dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

1. Jarak antar rumah adat akan ditinjau ulang

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bicara rekonstruksi Desa Sade di NTB. (IDN Times/Amir Faisol).

Fadli mengatakan, Kementerian Kebudayaan akan menyusun ulang agar rumah-rumah yang akan dibangun tidak saling berdekatan. Rekonstruksi juga akan memerhatikan aliran listri di kawasan tersebut.

"Termasuk juga penataan mungkin rumah-rumah adatnya yang begitu mepet ya, kecil apa itu mungkin bahaya sekali gitu ya. Mungkin ini perlu di—ini kita butuhkan. Begitu ada itu, kita akan lakukan intervensi. Sekarang pun sudah koordinasi terus dengan sejumlah lembaga," kata dia.

2. Menpar minta Pemda NTB susun master plan

Menpar Widiyanti Putri Wardhana meninjau Desa Adat Sade yang ludes terbakar, Kamis (27/8/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana meminta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri segera membuat masterplan rekonstruksi Desa Adat Sade. Itu dilakukan pancakebakaran yang menghabiskan 75 rumah adat dan 69 artshop pada 22 Agustus lalu.

Masterplan yang disusun Pemda NTB ditargetkan menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi mitigasi bencana di desa-desa adat lainnya. Widiyanti menekankan pentingnya perencanaan jangka menengah dan panjang agar pemulihan tidak sekadar membangun kembali fisik bangunan, tetapi juga memperkuat infrastruktur keselamatan dan menjamin keberlanjutan ekonomi warga lokal.

"Kami tadi sudah membahas bahwa masterplan ini harus menjadi pilot project untuk desa-desa adat lainnya yang rawan kebakaran, rawan kena musibah itu, bagaimana teknologi yang ada sekarang bisa dibuat. Sehingga ada infrastruktur keselamatannya dan bisa menjadi contoh untuk desa-desa adat lainnya," kata dia usai rapat koordinasi penanganan kebakaran Desa Adat Sade di Poltekpar Lombok, Kamis malam (27/8/2026).

3. Pemda NTB pastikan korban kebakaran segera mendapat hak kependudukan

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri menyerahkan piala juara umum MTQ NTB 2026 kepada Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Senin malam (15/6/2026). (dok. Istimewa)

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri memastikan Pemprov NTB bersama Pemda Lombok Tengah bergerak cepat. Selain pemulihan fisik, pemda juga fokus pada aspek psikologi dan pemulihan hak administratif warga.

“Selain keinginan kita membangun kembali Desa Sade, yang lebih utama pemerintah juga menghadirkan kegiatan trauma healing untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, kembali bersemangat untuk bersekolah," kata dia pada Sabtu (29/8/2026).

Pemprov NTB juga berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Lombok Tengah untuk memastikan akta keluarga dan dokumen kependudukan warga diterbitkan kembali. Karena menurutnya ini menjadi modal utama mereka melanjutkan kehidupan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

Seompreng MBG, 592 Pasien02 Sep 2026, 22:44 WIB