Pramono Akan Perbaiki Jalan Berlubang Usai Cuaca Ekstrem Hilang

- Hasil tambalan tak bertahan karena hujan, contohnya di Jalan Gatot Subroto.
- Pengaspalan ulang butuh waktu agar hasilnya lebih tahan lama.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga sebenarnya ingin segera melakukan penanganan terhadap jalan-jalan berlubang di Ibu Kota. Namun, cuaca ekstrem membuat perbaikan jalan jadi tertunda.
“Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga ingin segera melakukan penambalan atau penanganan jalan-jalan yang berlubang. Namun, karena hingga tanggal 1 curah hujan masih tinggi, jika dilakukan sekarang kemungkinan besar satu-dua hari kemudian akan terkelupas kembali,” kata Pramono di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2025).
1. Hasil tambalan tak bertahan karena hujan

Dia mencontohkan kondisi yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, yang sudah diperintahkan untuk segera ditangani.
“Itu terjadi kemarin di Jalan Gatot Subroto. Saya memerintahkan secara langsung, tetapi ternyata begitu hujan dengan curah hujan tinggi, hasil tambalan tidak bertahan,” ujar dia.
2. Pengaspalan ulang butuh waktu

Menurut Pramono, penanganan jalan berlubang tidak bisa hanya sebatas penambalan sementara. Pemerintah perlu melakukan perbaikan menyeluruh dengan pengaspalan ulang agar hasilnya lebih tahan lama.
“Karena itu, yang perlu dilakukan bukan hanya menambal, tetapi membuat aspal yang baru dan itu tentu membutuhkan waktu,” ujar dia.
3. Anggaran bukan kendala bagi Pemprov DKI Jakarta.

Pramono mengatakan, dia telah meminta Dinas Bina Marga untuk segera melakukan perbaikan permanen setelah curah hujan berkurang. Dia juga memastikan anggaran bukan kendala bagi Pemprov DKI Jakarta.
“Begitu curah hujan berkurang, saya minta Dinas Bina Marga segera melakukan perbaikan. Untuk Jakarta, anggarannya tidak menjadi masalah,” kata Pramono.


















