Seluruh RSUD di Lokasi Terdampak Banjir Sumatra Sudah Beroperasi

- RSUD di lokasi terdampak banjir Sumatra sudah beroperasi kembali
- Pemerintah memperbaiki dan menguatkan operasional ambulans di rumah sakit wilayah terdampak
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK), Pratikno, mengatakan, saat ini seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) di lokasi terdampak bencana banjir Sumatra sudah beroperasi kembali.
Hal tersebut disampaikan Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jumat (2/1/2026).
"Seluruh RSUD di wilayah terdampak saat ini telah kembali beroperasi dan dilakukan mobilisasi relawan-relawan ke wilayah terisolir," kata Pratikno dikutip dari siaran pers, Sabtu (3/1/2026).
1. Perbaikan ambulans

Pratikno mengatakan, pemerintah juga memperbaiki dan menguatkan operasional ambulans di rumah sakit-rumah sakit wilayah terdampak bencana banjir Sumatra.
Hal itu dilakukan agar penanganan darurat di daerah terdampak dapat dilakukan.
"Pemerintah juga melakukan perbaikan dan penguatan operasional ambulans guna memastikan penanganan darurat di daerah terdampak," kata dia.
2. Pemulihan layanan kesehatan jadi fokus utama

Pratikno mengatakan, pemulihan layanan kesehatan menjadi fokus utama dalam fase transisi.
Dengan demikian, pemulihan fungsi rumah sakit pun menjadi langkah pertama yang diambil.
"Penyelamatan dan pemulihan fungsi rumah sakit dilakukan sebagai langkah pertama, diikuti dengan percepatan pemulihan puskesmas agar layanan kesehatan dasar dapat kembali berfungsi 100 persen," kata dia.
3. Masyarakat diharapkan segera pulih

Menurut Pratikno, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali ke kehidupan semula.
Hal itu juga sekaligus menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak.
"Percepatan intervensi dilaksanakan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan fokus pada pemulihan sektor perumahan, pangan, pendidikan, kesehatan, serta penghidupan masyarakat," ucap dia.
















