Jakarta, IDN Times - Sebuah bom diduga dipasang di kapal pesiar Israel yang sedang berlabuh di pelabuhan Pulau Syros, Yunani, pada Selasa (3/11/2026) kemarin. Ancaman ini membuat perjalanan 1,537 orang yang ada di dalam kapal tertunda. Sebab, mereka semua harus dievakuasi dari kapal karena aparat keamanan harus melakukan penyelidikan untuk alasan keamanan.
Menurut otoritas Yunani, kapal pesiar tersebut bernama Crown Iris. Kapal itu berbendera Panama, tetapi dioperasikan oleh perusahaan pelayaran asal Israel bernama Mano Shipping. Kapal tersebut membawa 940 penumpang dan 597 awak. Saat ancaman bom mencuat, kapal tersebut sedang bersiap untuk berlayar dari pelabuhan Pulau Syros menuju Kota Haifa di Israel.