Kahf Bantu Pendidikan 3 Anak Petugas Damkar Gugur Tangani Karhutla

Kahf menyalurkan bantuan pendidikan, sembako, dan ekonomi kepada keluarga almarhum petugas damkar Nurdin di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, yang meninggalkan istri dan tiga anak sekolah.
Bantuan pendidikan mencakup biaya sekolah, buku, dan seragam agar ketiga anak Nurdin dapat melanjutkan pendidikan setelah ayah mereka gugur saat menangani karhutla.
Melalui inisiatif Langkah Berdampak, Kahf juga mendukung pemadaman karhutla dengan nozzle tancap tanah bersama Rumah Zakat serta APD bagi petugas bersama BPBD Palangka Raya.
Jakarta, IDN Times - Kahf, brand di bawah naungan ParagonCorp, menyalurkan bantuan pendidikan dan ekonomi bagi keluarga petugas pemadam kebakaran yang gugur saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan bagi keluarga almarhum Nurdin, yang meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih bersekolah. Bantuan pendidikan diberikan agar ketiga anaknya tetap dapat melanjutkan sekolah dan meraih masa depan.
Selama penanganan karhutla, petugas pemadam kebakaran bekerja di garis depan bersama pemerintah untuk menjaga lingkungan dan kualitas udara. Tugas tersebut memiliki risiko nyata, termasuk kemungkinan kehilangan nyawa saat menjalankan tanggung jawab.
Kepergian almarhum membuat keluarga harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjuangan mereka. Karena itu, bantuan Kahf mencakup kebutuhan pendidikan ketiga anak almarhum, seperti biaya sekolah, buku, dan seragam.
Selain bantuan pendidikan, keluarga juga menerima sembako dan bantuan ekonomi untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
1. Kahf berharap bantuan bisa meringankan beban keluarga

Kahf berikan bantuan kepada anak petugas Damkar yang tangani karhutla di Kalimantan. (Dok. ParagonCorp) Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menyampaikan rasa hormat kepada almarhum Nurdin yang gugur saat bertugas menjaga sesama. Dia juga menyampaikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Astri mengakui bantuan tersebut tidak dapat menghilangkan kesedihan keluarga. Namun, dia berharap dukungan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban, terutama karena ketiga anak almarhum masih memiliki kebutuhan pendidikan yang panjang.
"Kami menyampaikan rasa hormat kepada almarhum Bapak Nurdin yang telah gugur saat menjaga sesama dan juga keluarga yang kehilangan. Tentunya bantuan yang kami berikan tidak akan bisa mengobati luka yang dirasakan keluarga. Namun semoga ini bisa sedikit meringankan beban, mengingat anak-anak Almarhum masih memiliki kebutuhan pendidikan yang panjang," ujar Astri dalam keterangan resmi.
Bantuan untuk keluarga almarhum merupakan bagian dari inisiatif Langkah Berdampak, upaya Kahf bersama sejumlah mitra untuk merespons berbagai kebutuhan dalam penanganan dan dampak karhutla.
2. Langkah Berdampak mencakup bantuan untuk petugas dan keluarga

Kahf berikan bantuan kepada anak petugas Damkar yang tangani karhutla di Kalimantan. (Dok. ParagonCorp) Melalui Langkah Berdampak, Kahf memberikan dukungan dalam beberapa bentuk sesuai kebutuhan di lapangan.
Bersama Rumah Zakat, Kahf mendukung penyediaan peralatan nozzle tancap tanah untuk membantu pemadaman api di lahan gambut. Kahf juga menyalurkan alat pelindung diri (APD) bagi petugas bersama BPBD di Palangka Raya.
Selain mendukung upaya pemadaman, Kahf turut memberikan bantuan pendidikan dan ekonomi bagi keluarga petugas yang gugur saat bertugas.
Dalam penyaluran bantuan di Barito Kuala, pemerhati pendidikan sekaligus Dosen Teknik Metalurgi ITB, Imam Santoso, turut hadir dan berbincang langsung dengan keluarga almarhum.
Imam mengatakan, pendidikan merupakan bekal penting bagi anak-anak untuk membangun masa depan. Karena itu, dia mengapresiasi dukungan yang diberikan agar ketiga anak Nurdin tetap dapat melanjutkan sekolah.
"Hari ini saya datang ke Barito Kuala bersama Kahf untuk bertemu keluarga Bapak Nurdin, yang gugur saat bertugas memadamkan karhutla. Bagi saya, pendidikan adalah bekal paling penting untuk anak. Karena itu, saya senang bisa menyaksikan dukungan bagi ketiga anaknya agar tetap dapat melanjutkan sekolah," ujar Imam.
3. Keluarga yang ditinggalkan juga meneruskan perjuangan almarhum

Kahf berikan bantuan kepada anak petugas Damkar yang tangani karhutla di Kalimantan. (Dok. ParagonCorp) Pertemuan dengan keluarga Nurdin memberikan kesan tersendiri bagi Imam. Dia melihat bahwa perjuangan almarhum tidak berhenti setelah kepergiannya, tetapi diteruskan oleh istri dan anak-anaknya.
Menurut Imam, sang istri kini harus melanjutkan peran di rumah, sementara ketiga anaknya tetap memiliki mimpi yang perlu diperjuangkan.
"Berbincang dengan keluarga ini membuat saya melihat bahwa yang ditinggalkan juga pejuang. Ada istri yang sekarang melanjutkan peran di rumah, dan ada anak yang tetap punya mimpi. Perjuangan almarhum tidak berhenti, melainkan diteruskan oleh keluarganya. Semoga nanti adik bisa sekolah tinggi dan sukses dan bisa melanjutkan mimpi ayah untuk bermanfaat dan menolong orang banyak," ujar Imam.
Melalui inisiatif Langkah Berdampak, Kahf berkomitmen menghadirkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan petugas di lapangan maupun keluarga yang ditinggalkan.
Bersama BPBD, Rumah Zakat, dan berbagai pihak terkait, Kahf meyakini penanganan karhutla membutuhkan langkah bersama yang saling melengkapi. Dukungan tersebut tidak hanya diperlukan untuk membantu proses pemadaman, tetapi juga untuk mendampingi keluarga terdampak agar dapat melanjutkan kehidupan.






















