Jakarta, IDN Times - Pemerintah China membantah laporan intelijen tahunan Selandia Baru pada Jumat (14/8/2026). Beijing menolak tuduhan spionase massal yang dinilai sengaja dihembuskan untuk memperkeruh hubungan diplomatik.
Laporan ancaman keamanan tersebut dipublikasikan oleh otoritas Wellington pada Kamis (13/8/2026). Isu ini memicu ketegangan diplomatik baru di tengah kerja sama perdagangan kedua negara yang terus berkembang.
