potret pesawat tempur (pexels.com/Pixabay)
Serangan drone yang menyasar fasilitas AWS di UEA dan Bahrain ini terjadi di tengah perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. AS dan Israel sendiri mulai menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026) lalu.
Hingga saat ini, AS dan Israel masih melakukan serangan ke Iran. Bahkan, Trump menyebut telah melakukan serangan besar-besaran ke Iran selama 36 non-stop lewat operasi militer yang disebut Epic Furry. Lewat operasi militer tersebut, Trump juga berjanji akan menyerang Iran dengan kekuatan yang lebih besar.
“Kita menghancurkan mereka. Saya pikir semuanya berjalan sangat baik. Ini sangat ampuh. Kita memiliki militer terhebat di dunia dan kita menggunakannya,” kata Trump kepada jurnalis CNN, Jake Tapper, dalam wawancara yang dihelat pada Senin pagi.
Meski begitu, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, perang dengan Iran tidak akan memakan waktu lama. Trump memprediksi perang dengan Iran hanya akan berlangsung sekitar empat sampai lima pekan saja. Namun, Trump menegaskan bahwa perang melawan Iran bisa jadi lebih lama jika dibutuhkan.