Jakarta, IDN Times - Pemerintah Spanyol mengerahkan personel militer untuk membantu aparat keamanan di wilayah enklave Ceuta, Afrika Utara, pada Kamis (30/7/2026). Langkah darurat ini diambil setelah ribuan migran dari Maroko berupaya memasuki wilayah tersebut melalui jalur darat dan laut.
Lonjakan kedatangan migran yang drastis memaksa aparat Guardia Civil meningkatkan pengamanan di sepanjang kawasan perbatasan. Pemerintah Spanyol juga mengintensifkan koordinasi dengan otoritas Maroko guna mengendalikan arus penyeberangan ilegal tersebut.
