Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Houthi Kembali Berulah, Serang Bandara Najran di Arab Saudi
potret sebuah bandara di Arab Saudi (pexels.com/Brett Jordan)
  • Houthi mengklaim menyerang Bandara Najran, Arab Saudi, dengan sejumlah drone pada 4 Agustus 2026 sebagai balasan atas dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman.
  • Sumber anonim menyebut drone menghantam sistem radar Bandara Najran, mengganggu komunikasi pilot dan layanan bandara; sejumlah penerbangan ditunda, sementara pemerintah Saudi belum berkomentar.
  • Ketegangan Houthi-Arab Saudi kembali meningkat setelah blokade maritim dan serangan balasan pada Juli, meski kedua pihak sebelumnya menyepakati gencatan senjata pada 2022.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Milisi Yaman, Houthi, menyerang Bandara Najran di Arab Saudi menggunakan sejumlah drone pada Selasa (4/8/2026). Serangan itu diumumkan Houthi lewat platform media sosial Telegram. Milisi itu mengklaim serangan berhasil mengenai target dengan akurat.

Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, menjelaskan, serangan ke Bandara Najran dilakukan sebagai balasan karena drone Arab Saudi telah memasuki Negara Bagian Saada dan Hajjah yang ada di Yaman utara. Ia menambahkan, Houthi tidak akan membiarkan pelanggaran apa pun yang dilakukan terhadap wilayah udara Yaman. 

1. Pelayanan di Bandara Najran terganggu usai diserang Houthi

potret suasana di bandara (pexels.com/Mochammad Algi)

Seorang sumber anonim dari Arab Saudi mengatakan, drone Houthi menghantam sistem radar yang ada di Bandara Najran. Akibatnya, komunikasi bandara dengan pilot yang sedang menerbangkan pesawat menjadi terganggu. Ini tentu menjadi bahaya bagi para pilot yang sedang mengudara.  

Imbas serangan Houthi, sejumlah aktivitas pelayanan di Bandara Najran juga menjadi terganggu. Beberapa jadwal penerbangan bahkan ada yang terpaksa ditunda karena situasi di bandara pascaserangan masih kurang kondusif. Hingga saat ini, Pemerintah Arab Saudi belum buka suara soal serangan Houthi di Bandara Najran. 

2. Bandara Najran hanya melakukan beberapa aktivitas penerbangan setiap hari

potret bandara (pexels.com/分 参)

Bandara Najran sendiri merupakan bandara kecil yang ada di Arab Saudi bagian selatan. Letaknya ada di dekat perbatasan wilayah Arab Saudi dan Yaman. Dilansir Times of Israel, bandara ini hanya mampu melakukan beberapa aktivitas penerbangan setiap harinya. 

Serangan ke Bandara Najran ini membuat tensi Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat. Meski belum memberi respons, Arab Saudi diprediksi bakal memberikan serangan balasan terhadap Houthi imbas serangan tersebut. Padahal, perang di antaranya keduanya sudah mulai mereda usai terlibat baku serang pada akhir Juli lalu. 

3. Houthi dan Arab Saudi sudah bersitegang sejak 2015

potret logo milisi Houthi Yaman (commons.wikimedia.org/hstoops)

Sejak 2015, Houthi dan Arab Saudi memang sudah bersitegang. Keduanya kerap melakukan aksi saling serang karena sejumlah hal. Dalam melakukan serangan ke Houthi, Arab Saudi dibantu oleh pasukan militer Yaman. Namun, Houthi dan Arab Saudi sepakat melakukan gencatan senjata pada 2022. 

Sayangnya, ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat pada 20 Juli lalu. Ketika itu, Houthi memutuskan untuk melakukan blokade maritim terhadap semua kapal Arab Saudi yang berlayar di Selat Bab el-Mandeb. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran yang terus diserang AS. Sebab, Riyadh merupakan salah satu sekutu setia Washington. Ada banyak markas militer AS di Arab Saudi yang selama ini dipakai untuk menggempur Iran. 

Alih-alih mentaati blokade, Arab Saudi justru tetap membiarkan kapal komersialnya berlayar di Selat Bab el-Mandeb. Hal inilah yang lantas memicu amarah Houthi. Akhirnya, Houthi memutuskan untuk menyerang kapal Arab Saudi yang sedang berlayar di selat tersebut pada 22 Juli. Dilansir Al Jazeera, Arab Saudi lantas menggempur situs militer Houthi di Yaman sebagai balasan pada 24 Juli.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article