Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Israel Culik Pejabat Senior Kelompok Bersenjata di Lebanon

serangan Israel di Lebanon pada 2024
serangan Israel di Lebanon pada 2024 (Jimmyp84, CC0, via Wikimedia Commons)
Intinya sih...
  • Hizbullah kecam penangkapan Atwi
  • Perdana Menteri Lebanon mengecam penculikan Atwi sebagai serangan terhadap kedaulatan Lebanon dan pelanggaran hukum internasional.
  • Hizbullah mengutuk agresi Israel dalam menculik Atwi, menandakan dimulainya fase baru agresi dan pelanggaran hukum.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Al-Jamaa al-Islamiya, sebuah partai politik yang memiliki sayap bersenjata di Lebanon, menuding Israelmenculik pejabatnya, Atwi Atwi, dari rumahnya di distrik Hasbaiyya, Lebanon selatan. Pejabat itu disebut dibawa ke lokasi yang tidak diketahui.

Menurut laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), pasukan Israel memasuki wilayah itu sekitar pukul 04.00 waktu setempat pada Senin (9/2/2026), sebelum menculik Atwi, yang merupakan mantan kepala desa al-Habbariyeh.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengonfirmasi telah menangkap seorang teroris senior dari kelompok al-Jamaa al-Islamiya dan membawanya ke wilayah Israel untuk interogasi lebih lanjut. Pihaknya menuding kelompok tersebut telah melancarkan serangan terhadap Israel dan warga sipilnya di wilayah utara negara itu.

1. Hizbullah kecam penangkapan Atwi

Para pejuang Hizbullah dalam sebuah upacara (commons.wikimedia.org/khamenei.ir)
Para pejuang Hizbullah dalam sebuah upacara (commons.wikimedia.org/khamenei.ir)

Penangkapan Atwi terjadi hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, menyelesaikan kunjungan 2 hari ke wilayah selatan, yang mengalami kerusakan parah selama konflik dengan kelompok Hizbullah. Dalam pernyatannya, Salam mengecam penculikan Atwi, menyebutnya sebagai serangan terang-terangan terhadap kedaulatan Lebanon, pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata, dan pelanggaran hukum internasional.

Hizbullah juga mengeluarkan pernyataan pada Senin malam, yang mengutuk agresi yang dilakukan pasukan Israel untuk menculik Atwi.

“Perkembangan berbahaya ini menandakan dimulainya fase baru agresi dan pelanggaran hukum Israel, berdasarkan penyusupan, penculikan, dan penahanan paksa yang membuat seluruh rakyat Lebanon selatan menghadapi bahaya langsung dan menempatkan mereka di bawah ancaman terus-menerus,” kata Hizbullah, seraya mendesak pemerintah Lebanon untuk mengambil tindakan pencegahan, dikutip dari Al Jazeera.

2. Empat orang tewas akibat serangan Israel di Lebanon

bendera Lebanon (unsplash.com/Charbel Karam)
bendera Lebanon (unsplash.com/Charbel Karam)

Israel masih kerap melancarkan serangan di Lebanon selatan meskipun gencatan senjata telah diterapkan pada November 2024, yang bertujuan mengakhiri lebih dari setahun pertempuran dengan Hizbullah.

Dalam insiden terpisah pada Senin, tiga orang tewas akibat serangan udara Israel di pusat kota Yanouh, distrik Tyre, Lebanon selatan. Militer Israel mengatakan serangan itu menargetkan Ahmad Ali Salameh, yang disebut sebagai kepala artileri Hizbullah yang tengah berupaya memulihkan kemampuan kelompok tersebut.

Menurut laporan NNA, selain Salami, serangan itu juga menewaskan seorang anggota pasukan keamanan Lebanon dan anaknya yang berusia 3 tahun yang kebetulan melintas saat kejadian. Militer Israel mengatakan akan meninjau insiden tersebut setelah mengetahui adanya warga sipil yang tewas.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga melaporkan bahwa satu orang tewas akibat tembakan tentara Israel di desa perbatasan Aita al-Shaab. Militer Israel mengklaim pihaknya telah menewaskan seorang anggota Hizbullah, yang dituduh mengumpulkan informasi intelijen tentang pasukan Israel, dilansir dari CNA.

3. Lebanon desak Israel patuhi ketentuan gencatan senjata

pasukan Israel
pasukan Israel ( / IDF Spokesperson's Unit)

Selain kerap melancarkan serangan, militer Israel juga masih menempatkan pasukannya di lima titik perbatasan di Lebanon. Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Israel seharusnya menarik pasukannya dari wilayah Lebanon, sementara Hizbullah harus menarik para pejuangnya dari wilayah selatan Sungai Litani, sekitar 27 km di utara perbatasan dengan Israel, dan membongkar sisa infrastruktur militernya di kawasan tersebut.

Lebanon juga menuduh Israel telah menculik sejumlah warganya sejak dimulainya permusuhan. Bulan lalu, anggota parlemen Hizbullah, Hussein al-Haj Hassan, mengatakan Israel menahan 20 warga Lebanon, dengan mengklaim 10 orang di antaranya diculik di dalam wilayah negara itu setelah gencatan senjata.

Lebanon mendesak Israel untuk membebaskan para tahanan tersebut, serta menarik diri dari posisi-posisi perbatasan yang masih didudukinya dan menghentikan serangan udara ke wilayah Lebanon.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Prabowo Siapkan Bintang Mahaputra untuk Kapolri

13 Feb 2026, 12:13 WIBNews