Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Desak Uni Eropa Larang Masuk Semua Veteran Perang Rusia

ilustrasi bendera Ukraina
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p)
Intinya sih...
  • Pembatasan masuk untuk tentara Rusia di UE
  • Menlu Ukraina mendesak UE untuk melarang masuk warga Rusia yang terlibat perang di Ukraina
  • Langkah ini penting sebagai pencegahan dan pelajaran bagi tentara Rusia
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina, Andrii Sybiha mendesak Uni Eropa (UE) melarang masuk seluruh warga Rusia yang terlibat perang di negaranya. Langkah itu disebut akan memperkuat keamanan jangka panjang di Eropa. 

“Harus ada pemblokiran total warga Rusia yang berpartisipasi dalam perang di Ukraina masuk ke UE. Pertama, ini penting untuk keamanan jangka panjang dan kedua penting untuk melindungi warga dari kejahatan Rusia,” terangnya, dilansir United24, Senin (9/2/2026).

Pekan lalu, Estonia sudah melarang masuk lebih dari 1.000 tentara Rusia. Pemblokiran ini karena mereka diduga terlibat dalam kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Ukraina. 

1. Berfungsi memberi pelajaran kepada tentara Rusia

Sybiha mengatakan bahwa pembatasan ini penting sebagai sebuah pencegahan dan pelajaran. Menurutnya, tentara Rusia yang berpartisipasi di Ukraina sadar dan harus menerima hukuman. 

“Ini akan menjadi sebuah harga yang benar bahwa mereka memilih jalan yang salah. Setiap warga Rusia yang menandatangani kontrak untuk menginvasi Ukraina tahu bahwa mereka juga dilarang seumur hidup masuk ke Eropa,” tuturnya. 

Menlu Ukraina itu menyebut, langkah Estonia sudah tepat dan dapat menjadi contoh. Ia mengharapkan agar larangan masuk kepada tentara Rusia ini diberlakukan secara luas di negara-negara anggota UE. 

2. Estonia sebut veteran Rusia kemungkinan akan datang ke Eropa

Pada saat yang sama, Menlu Estonia, Margus Tsahkna menyebut, Estonia menginisiasi daftar hitam bagi tentara Rusia untuk mencegah masuknya veteran perang Rusia. Sebab, terdapat kemungkinan veteran perang Ukraina akan masuk ke UE. 

“Kami tahu bahwa sekitar 1 juta tentara Rusia berperang di Ukraina. Pertanyaan saya adalah apakah Eropa sudah siap untuk berdamai, di mana setelah semua damai, kami tahu bahwa veteran perang itu akan datang ke Eropa,” ungkapnya, dilansir Euromaidan Press.

Tshakna menyampaikan, veteran perang tersebut berjumlah ratusan ribu orang. Mereka adalah pelaku kriminal dan melakukan sejumlah kejahatan selama berada di Ukraina. 

3. UE berencana untuk memperketat visa kepada warga Rusia

Komisaris Keamanan dan Migrasi UE, Magnus Brunner mengungkapkan bahwa UE akan memperketat aturan visa bagi warga Rusia. Namun, pihaknya tidak menetapkan larangan penuh untuk visa kunjungan ke UE. 

Sementara, penerbitan visa kunjungan kepada warga Rusia di negara anggota UE turun dalam 10 tahun terakhir. Awalnya, penerbitan visa untuk warga Rusia mencapai 4 juta dan kini turun hingga hanya 500 ribu. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Meksiko Tunda Ekspor Minyak ke Kuba, tapi Tetap Beri Bantuan

13 Feb 2026, 10:09 WIBNews