Israel Gempur Lebanon, Lebih dari 30 Ledakan Guncang Al-Mansour

- Militer Israel melakukan pembongkaran dan serangan di Lebanon selatan, merusak rumah serta infrastruktur; aksi ini disebut berlanjut meski ada kesepakatan gencatan senjata.
- Al-Mansouri di Distrik Tyre diguncang lebih dari 30 ledakan sejak Jumat malam, menghancurkan bangunan dan infrastruktur. NNA melaporkan tidak ada korban pada serangan Sabtu.
- Serangan udara, artileri, dan drone juga menyasar Tyre, Nabatieh, Bint Jbeil, serta Marjayoun. Sejak 2 Maret, data Lebanon mencatat hampir 4.400 tewas dan 1,5 juta mengungsi.
Jakarta, IDN Times - Militer Israel melancarkan operasi pembongkaran sistematis yang menyasar rumah-rumah warga dan infrastruktur di berbagai desa serta kota di Lebanon selatan, Sabtu (12/9/2026). Serangan tersebut memicu kerusakan parah di kawasan perbatasan dan menyebabkan kepulan asap membubung tinggi di kawasan Al-Khiam.
Laporan kantor berita Saba menyebut, aksi militer ini menandai berlanjutnya pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata di kawasan tersebut. Gempuran pada hari Sabtu itu juga menyusul gelombang serangan udara dan artileri sehari sebelumnya yang menargetkan kawasan permukiman, rumah-rumah, serta fasilitas sekolah.
Table of Content
1. Lebih dari 30 ledakan guncang Al-Mansouri

Operasi darat IDF di Lebanon selama perang Israel-Hamas, November 2024. (IDF Spokesperson's Unit, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons) Kota Al-Mansouri di Distrik Tyre menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah dalam agresi tersebut. Laporan Kantor Berita Nasional Lebanon mencatat kota ini diguncang lebih dari 30 ledakan sejak Jumat malam. Rentetan ledakan tersebut menghancurkan infrastruktur dan meratakan sejumlah rumah warga dengan tanah.
Selain tembakan artileri secara terus-menerus, militer Israel juga mengerahkan drone untuk menjatuhkan wadah berisi material berdaya ledak tinggi ke wilayah tersebut. Aksi peledakan sistematis dan pengeboman itu menimbulkan kehancuran total pada beberapa bangunan di Al-Mansouri. Kendati demikian, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan tidak ada korban akibat serangan pada Sabtu tersebut.
2. Serangan udara dan artileri menyasar sejumlah distrik

ilustrasi drone militer (Beograd007, CC0, via Wikimedia Commons) Eskalasi serangan militer Israel tidak hanya terpusat di Al-Mansouri, melainkan turut meluas ke berbagai kawasan Lebanon selatan yang berbatasan langsung dengan Israel. Dilansir TRT World, jet tempur Israel melancarkan serangan udara di wilayah Distrik Tyre, Nabatieh, Bint Jbeil, dan Marjayoun. Pasukan Israel juga melakukan peledakan dan serangan artileri di sejumlah titik.
Di Distrik Bint Jbeil, suara ledakan besar di kota Hadatha dan Ainata terdengar hingga ke desa-desa di sekitarnya. Ledakan masif serupa dilakukan militer Israel di kota Al-Taybeh yang berada di dalam wilayah Distrik Marjayoun. Sementara itu di wilayah Khiam, sebuah ledakan hebat memecahkan kaca-kaca bangunan di kota tetangga dan serangan drone pembawa bahan peledak membakar rumah warga di dekat Birket al-Hamam.
3. Ribuan korban jiwa berjatuhan sejak Maret

ilustrasi bunga duka cita (unsplash.com/Caroline Attwood) Serangkaian serangan terbaru ini semakin memperburuk dampak agresi militer yang telah berlangsung sejak 2 Maret. Menurut data pihak Lebanon, hampir 4.400 orang tewas dan sekitar 12.500 lainnya menderita luka-luka akibat gempuran yang menargetkan kawasan permukiman maupun fasilitas sipil. Krisis keamanan berkepanjangan ini juga telah memaksa sekitar 1,5 juta warga Lebanon mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Ketegangan militer terus berlanjut meski Nota Kesepahaman Islamabad mengenai gencatan senjata di semua lini, termasuk Lebanon, telah diumumkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada 18 Juni lalu. Dilansir Saba, kesepakatan yang ditandatangani secara elektronik antara Amerika Serikat dan Iran tersebut nyatanya terus dilanggar oleh aksi militer harian Israel. Hingga kini, penghancuran perumahan dan infrastruktur oleh pasukan Israel masih terus dilaporkan di Lebanon selatan.


















