Pulang dari Inggris, Prabowo Ingin Bangun Kampus Kesehatan dan STEM

- Presiden Prabowo ingin bangun 10 kampus kesehatan dan STEM
- Prabowo minta 80 persen beasiswa LPDP untuk mahasiswa saintek dan matematika
- Alasan mahasiswa STEM dapat kuota 80 persen karena fokus mengejar ketertinggalan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto pekan lalu telah melakukan kunjungan kerja ke Inggris untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Fokus utama kunjungan ini adalah menjajaki peluang investasi serta kerja sama strategis, terutama pada sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sekembalinya ke Tanah Air, Presiden Prabowo langsung rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/1/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan tindak lanjut kerja sama pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi asal Inggris.
“Hari ini, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Selasa, 27 Januari 2026. Pertemuan tersebut fokus membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris Raya,” tulis Teddy dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet.
1. Presiden Prabowo ingin bangun 10 kampus kesehatan dan STEM

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan, pemerintah tengah berupaya memperkuat pendidikan tinggi nasional, khususnya pada bidang kesehatan serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) lewat kolaborasi internasional.
“Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melaporkan bahwa inisiatif Bapak Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM melalui kolaborasi dengan universitas ternama Inggris Raya mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra,” ucap Teddy.
2. Prabowo minta 80 persen beasiswa LPDP untuk mahasiswa saintek dan matematika

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mahasiswa yang mengambil jurusan sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, permintaan Presiden Prabowo itu disampaikan saat mengundang ribuan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Beliau (Presiden Prabowo) memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi Beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," ujar Prasetyo.
3. Apa alasannya mahasiswa STEM dapat kuota 80 persen?

Prasetyo menjelaskan, alasan Presiden Prabowo memberikan 80 persen beasiswa LPDP kepada mahasiswa STEM, karena pemerintah ingin fokus mengejar ketertinggalan dalam hal pengetahuan dan teknologi.
"Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," ucap dia.

















