Jakarta, IDN Times - Organisasi non-pemerintah (NGO) yang fokus pada masalah kemanusiaan asal Inggris, Oxfam, dalam pernyataannya pada Kamis (23/7/2026) menyebut biaya rekonstruksi Jalur Gaza, Palestina, yang hancur akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 lalu diperkirakan akan 7 kali lebih mahal. Sebab, kerusakan di wilayah itu kini semakin parah.
Sebelumnya, sudah ada beberapa upaya dari komunitas internasional untuk merekonstruksi Gaza yang rusak akibat serangan Israel. Namun, biayanya tidak semahal sekarang. Sebab, kerusakan di sana ketika itu belum separah saat ini. Ini karena serangan Israel ke Gaza saat itu belum masif.
