Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Konsulat AS di Medan Mau Ditutup, Kemlu: Belum Ada Pemberitahuan Resmi
Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Kemlu RI belum menerima pemberitahuan resmi dari Kedutaan Besar AS di Jakarta terkait rencana penutupan Konsulat AS di Medan.
  • Indonesia menghormati pengaturan perwakilan diplomatik sebagai keputusan internal AS, yang menjadi kewenangan tiap negara sesuai kebutuhan dan kebijakan luar negerinya.
  • AS dilaporkan berencana menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat Medan, dalam penataan jaringan global; Kemlu menilai hubungan bilateral tetap tidak terpengaruh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta terkait rencana penutupan Konsulat AS di Medan, Sumatera Utara.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, pemerintah Indonesia mencermati pemberitaan mengenai rencana penutupan salah satu perwakilan diplomatik Amerika Serikat tersebut.

“Hingga saat ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta belum menyampaikan informasi resmi kepada Pemerintah Indonesia terkait rencana tersebut,” kata Yvonne dalam keterangan tertulis kepada IDN Times di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

1. Hormati keputusan internal AS

potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Andrew Patrick Photo)

Yvonne menegaskan Indonesia menghormati keputusan Pemerintah Amerika Serikat terkait pengaturan jaringan perwakilan diplomatik dan konsulernya di berbagai negara.

Menurut dia, pengelolaan perwakilan diplomatik merupakan kewenangan masing-masing negara sesuai kebutuhan serta kebijakan luar negeri yang ditempuh pemerintah terkait.

“Indonesia menghormati keputusan internal Pemerintah Amerika Serikat mengenai pengaturan perwakilan diplomatik dan konsulernya,” ujarnya.

2. Hubungan bilateral dengan AS tetap baik

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump dalam penandatanganan Board of Peace Charter. (Dok. The White House)

Kemlu memastikan apabila rencana tersebut direalisasikan, langkah itu tidak akan memengaruhi hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat. Menurut Yvonne, hubungan kedua negara selama ini tetap berjalan baik dan terus berkembang dalam berbagai bidang kerja sama.

“Keputusan Pemerintah AS tersebut tidak akan berdampak terhadap hubungan diplomatik kedua negara yang terjalin dengan baik selama ini,” katanya.

3. AS berencana tutup lima misi diplomatik termasuk konsulat di Medan

potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Robert So)

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dilaporkan telah memberi tahu Kongres mengenai rencana penutupan lima misi diplomatik di luar negeri sebagai bagian dari penataan jaringan diplomatik global.

Berdasarkan laporan sejumlah media Amerika Serikat, lima perwakilan yang masuk dalam daftar tersebut adalah Kedutaan Besar AS di St. George’s, Grenada, Konsulat AS di Nagoya, Jepang, Konsulat AS di Medan, Indonesia, kantor cabang Kedutaan AS di Douala, Kamerun, serta Konsulat AS di Winnipeg, Kanada.

Penutupan sejumlah misi diplomatik itu disebut menjadi bagian dari upaya efisiensi pemerintahan Presiden Donald Trump dalam merampingkan jaringan diplomatik Amerika Serikat di luar negeri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article