Jakarta, IDN Times - Korban tewas akibat banjir bandang yang melanda perbatasan Nepal-Tibet pekan lalu kini telah mencapai lebih dari 1.000 orang, sementara 4.400 lainnya masih hilang. Kepolisian Nepal telah mengimbau keluarga orang hilang untuk memberikan sampel DNA demi membantu proses identifikasi.
Dilansir The Guardian, pihak keluarga diminta untuk menyerahkan sampel darah terbaru dan dua pas foto berukuran paspor ke laboratorium patologi di rumah sakit kepolisian Nepal di Kathmandu atau ke kantor polisi distrik terdekat. Sementara bagi keluarga yang berada di luar negeri, mereka harus menjalani pengambilan sampel profil DNA di laboratorium resmi dan mengirimkan salinan digital profil DNA tersebut ke alamat email resmi kepolisian Nepal.
Sedikitnya 592 warga negara asing (WNA) masuk ke dalam daftar orang hilang di Nepal. Mereka berasal dari berbagai negara seperti India, Amerika Serikat (AS), Inggris, Australia dan Kanada.
