ilustrasi infrastruktur listrik (unsplash.com/matthewhenry)
Jaringan listrik nasional Kuba lumpuh total pada pukul 16.30 waktu setempat. Pihak berwenang menyebut kegagalan ini bermula dari gangguan jalur transmisi antara provinsi Santa Clara dan Sancti Spíritus.
Kementerian Energi Kuba langsung mengaktifkan protokol pemulihan darurat setelah kejadian. Union Electrica de Cuba selaku operator negara berupaya memulihkan pasokan dengan cepat. Beberapa wilayah dilaporkan mulai mendapat aliran listrik kembali secara bertahap.
Pemadaman hari Jumat terjadi hanya empat hari setelah insiden serupa pada Senin. Saat itu, ketidakstabilan tegangan dan rendahnya produksi listrik menjadi penyebab utama. Sebagian besar wilayah baru kembali terhubung ke jaringan pada Selasa larut malam.
Infrastruktur energi Kuba saat ini dalam kondisi sangat rapuh. Sebagian besar pembangkit listrik berasal dari era Perang Dingin dan berusia lebih dari 30 tahun. Kurangnya perawatan rutin membuat sistem kelistrikan sangat rentan terhadap gangguan.
"Ini menjadi pekan yang sangat sulit akibat dampak blokade energi, dengan dua kali pemutusan jaringan listrik nasional, nyaris ketiadaan bahan bakar pembangkit, dan rusaknya sejumlah unit," ujar Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero, dilansir ABC News.