Jakarta, IDN Times - Otoritas pemerintahan Libya wilayah timur resmi melarang masuknya warga negara Iran dan Afghanistan melalui seluruh perbatasan darat, laut, serta udara pada Rabu (28/10/2026) malam. Kebijakan imigrasi yang ketat ini memperluas pembatasan serupa yang sebelumnya telah diterapkan terhadap warga dari empat negara Afrika sejak pertengahan tahun ini.
Pemerintah yang berpusat di Benghazi tersebut tidak menyampaikan alasan resmi di balik pemberlakuan larangan bagi warga kedua negara itu. Kendati demikian, aparat keamanan dan petugas imigrasi setempat langsung diinstruksikan untuk memperketat penjagaan di seluruh titik perlintasan wilayah timur.