Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Longsor Salju Gunung Mizhirgi Rusia Tewaskan 11 Pendaki
Ilustrasi mendaki gunung (unsplash.com/Mike Markov)
  • Longsor salju besar dari Gunung Mizhirgi menerjang Ngarai Bezengi, Kabardino-Balkaria, Rusia, pada 6 September 2026 dan menyapu rombongan 33 pendaki yang berlatih di gletser.
  • Otoritas menduga angin kencang di puncak memicu runtuhan bebatuan dan lapisan salju. Sepuluh pendaki selamat turun mandiri ke base camp pada pagi berikutnya.
  • Sebelas pendaki ditemukan tewas, enam mengalami luka berat dan dievakuasi ke rumah sakit Nalchik. Enam lainnya masih hilang, dengan pencarian terhambat kabut, medan terjal, dan risiko longsor susulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bencana longsor salju menerjang kawasan pegunungan Kaukasus Utara di Republik Kabardino-Balkaria, Rusia, pada Minggu (6/9/2026). Peristiwa nahas ini menimpa rombongan pendaki yang tengah melintasi rute dataran tinggi di kawasan tersebut.

Otoritas setempat mengonfirmasi jatuhnya belasan korban jiwa, sementara puluhan orang lainnya turut terdampak bencana alam ini. Tim penyelamat segera dikerahkan ke lereng gunung guna menyisir dan mengevakuasi para korban.

1. Kronologi dan pemicu longsor di Gunung Mizhirgi

Massa es dan salju dalam skala besar runtuh dari tebing Gunung Mizhirgi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Runtuhan material beku tersebut meluncur deras ke Ngarai Bezengi dan langsung menyapu rombongan yang terdiri atas 33 pendaki.

Terpaan angin kencang di area puncak diduga kuat menjadi pemicu runtuhnya bebatuan, yang kemudian menyeret lapisan salju tebal ke bawah. Rombongan pendaki yang tengah menjalani latihan di atas gletser itu pun terperangkap tanpa sempat menyelamatkan diri.

"Kami menerima laporan bahwa longsoran salju turun dari Gunung Mizhirgi dan menimpa rombongan pendaki yang sedang melintas," kata petugas Kementerian Situasi Darurat Rusia, dilansir The Moscow Times.

2. Sepuluh pendaki berhasil turun secara mandiri

Sebanyak 10 pendaki yang berada di tepi jalur longsoran berhasil selamat dan berjuang menuruni lereng tanpa bantuan tim penyelamat. Para penyintas ini memanfaatkan jalur alternatif yang lebih stabil guna menghindari ancaman longsor salju susulan.

Rombongan tersebut berhasil mencapai base camp di kaki gunung pada Senin (7/9/2026) pagi dalam kondisi kelelahan. Petugas medis di posko darurat Bezengi langsung memberikan penanganan kesehatan kepada seluruh penyintas.

"Informasi terbaru mencatat, sepuluh orang berhasil turun secara mandiri, sedangkan enam pendaki yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit," ujar Juru Bicara Kementerian Situasi Darurat Rusia.

3. Evakuasi korban luka dan pencarian pendaki hilang

Otoritas penanggulangan bencana setempat mengonfirmasi bahwa 11 pendaki ditemukan tewas dan enam orang lainnya menderita luka berat. Keenam korban luka tersebut langsung dievakuasi menggunakan helikopter penyelamat menuju rumah sakit di Kota Nalchik.

Sementara itu, enam pendaki lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh 56 personel tim SAR. Upaya evakuasi terkendala oleh medan yang terjal, kabut tebal, serta tingginya ancaman longsor susulan di lokasi kejadian.

"Sangat disayangkan, sebanyak 11 orang mengalami cedera fatal yang merenggut nyawa mereka, sedangkan para korban luka sudah ditangani di fasilitas medis," kata Kepala Daerah Kabardino-Balkaria, Kazbek Kokov.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article