Jakarta, IDN Times - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi film karya anak bangsa, “Pelangi di Mars”. Ia menilai, film ini menghadirkan pendekatan baru dalam industri perfilman nasional.
Menurutnya, film ini tidak hanya menawarkan cerita berbeda, tetapi juga menggabungkan teknologi dan tema yang masih jarang diangkat di Indonesia.
Dalam acara Intimate Screening bersama Kabinet Merah Putih di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Riefky menyoroti pentingnya keberanian sineas lokal dalam mengeksplorasi genre yang belum populer. Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan industri kreatif tanah air.
Menurut Riefky, film ini menunjukkan industri film Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih inovatif, baik dari sisi cerita maupun teknologi produksi. Ia juga melihat adanya potensi besar untuk menarik minat penonton dengan pendekatan yang lebih segar.
“Satu hal penting, science fiction itu juga genre-nya jarang diangkat orang. Isu lingkungan juga jarang diangkat orang,” kata Riefky dalam sambutannya, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, kombinasi genre fiksi ilmiah dan isu lingkungan menjadi nilai lebih yang membuat film ini berbeda dari kebanyakan produksi film nasional.
