Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, pemerintahnya belum menyetujui proposal perdamaian Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS), meski telah menerima jaminan penarikan pasukan Israel baru dilakukan setelah Hamas melucuti seluruh persenjataannya.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Netanyahu mengatakan, tim Presiden AS Donald Trump meyakini Hamas dapat dilucuti dan Gaza didemiliterisasi melalui proposal tersebut. Namun, menurutnya, Israel masih mengkaji isi rancangan itu.
“Kami sedang memeriksanya. Mereka mengirimkan kepada kami sebuah rancangan. Kami tidak menyetujuinya, itu bukan rancangan kami. Kami telah menyampaikan komentar kami,” kata Netanyahu, dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2026).
