Jakarta, IDN Times - Gunung Fuego di Guatemala kembali memuntahkan lava dan awan abu panas setinggi enam kilometer ke angkasa sejak Senin (3/8/2026). Erupsi dahsyat salah satu gunung api paling aktif di Amerika Tengah ini memaksa ribuan warga di sekitarnya mengungsi demi keselamatan mereka.
Badan Koordinasi Pengurangan Bencana Guatemala (CONRED) langsung menetapkan status siaga jingga atau tingkat bahaya tertinggi kedua secara nasional akibat peristiwa tersebut. Meskipun fase erupsi intens selama 50 jam itu kini telah mereda, ancaman baru yang tidak kalah mengerikan justru sedang mengintai warga di kaki gunung.
