Jakarta, IDN Times - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi merilis peringatan terkait perkembangan fenomena cuaca El Nino pada Jumat (3/7/2026). Fenomena iklim ini diprediksi akan menguat pada periode Juli hingga September mendatang.
Lonjakan suhu permukaan laut di Pasifik ekuator tengah dan timur diperkirakan melebihi dua derajat Celsius di atas rata-rata. Kondisi ini akan memicu cuaca ekstrem seperti gelombang panas, kekeringan, hingga curah hujan tinggi di berbagai belahan dunia.
