Jakarta, IDN Times - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan kepada seluruh negara Muslim di kawasan untuk menghadapi Amerika Serikat dan Israel, Minggu (30/8/2026). Imbauan tertulis tersebut disampaikan bertepatan dengan enam bulan dimulainya perang di Timur Tengah serta peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam Syiah.
Pesan tersebut dirilis saat Iran tengah menghadapi tekanan ekonomi hebat, ancaman krisis bahan bakar minyak, dan tingginya angka inflasi akibat blokade Angkatan Laut Amerika Serikat serta sanksi internasional. Dalam pesannya, Mojtaba juga meminta para pejabat dan warga Iran menjaga kohesi sosial dengan menghentikan penyorotan kelemahan domestik yang dapat menguntungkan pihak musuh.
