Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, Kibarkan Bendera

Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, Kibarkan Bendera
Masjid Al-Aqsa (pexels.com/Yasir Gürbüz)
Intinya Sih
  • Pemukim Israel dari kelompok ekstremis Temple Mount menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, mengibarkan bendera Israel, dan melakukan ritual Yahudi dengan pengawalan pasukan Israel pada Hari Kemerdekaan Israel.
  • Pemerintah Yerusalem dan Pakistan mengecam keras aksi tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa serta hukum internasional, menilai tindakan itu dapat memperburuk ketegangan di kawasan.
  • Aksi pengibaran bendera Israel juga terjadi di Gaza dan Lebanon selatan, termasuk di Rumah Sakit Indonesia di Jabalia yang sebelumnya telah menjadi sasaran serangan pasukan Israel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Para pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada Selasa (21/4/2026) pagi, mengibarkan bendera Israel dan melakukan ritual keagamaan Yahudi. Aksi provokatif ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Israel.

Para pemukim tersebut, yang berasal dari gerakan ekstremis Yahudi Temple Mount, memasuki area kompleks masjid dengan pengawalan pasukan Israel. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan mereka berpose di depan Dome of the Rock dan melakukan ibadah di halamannya.

1. Tindakan pemukim Israel dianggap sebagai serangan langsung terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa

kompleks Masjid Al-Aqsa
kompleks Masjid Al-Aqsa (pixabay.com/UmmePhotos)

Dilansir The New Arab, pemerintah Yerusalem mengecam keras penyerbuan terbaru ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Tindakan tersebut dianggap sebagai serangan langsung terhadap kesucian masjid dan upaya untuk meyahudisasi kawasan itu.

Secara terpisah, pemerintah juga melaporkan bahwa azan salat Isya tidak dikumandangkan dari menara Masjid Al-Aqsa pada Senin (20/4/2026), bertepatan dengan sirene Hari Peringatan untuk mengenang tentara Israel yang gugur.

Masjid Al-Aqsa merupakan tempat tersuci ketiga bagi umat Muslim, setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Sementara itu, umat Yahudi menyebut kawasan tersebut sebagai Temple Mount dan meyakini bahwa tempat itu merupakan lokasi berdirinya dua kuil Yahudi pada zaman kuno.

2. Pakistan turut kecam aksi pemukim Israel

Bendera nasional Pakistan berwarna hijau dan putih dengan simbol bulan sabit dan bintang berkibar di tiang tinggi di bawah langit biru.
bendera Pakistan (unsplash.com/Abuzar Xheikh)

Pakistan juga turut mengecam aksi pemukim yang menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengibarkan bendera Israel di sana. Pihaknya menyatakan bahwa tindakan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kesucian tempat tersebut. Selain itu, peristiwa tersebut juga dinilai berisiko meningkatkan ketegangan di kawasan.

"Pakistan menyerukan segala langkah yang memungkinkan untuk melindungi tempat-tempat suci di bawah pendudukan Israel dan mengakhiri impunitas para pemukim ilegal yang beroperasi di bawah perlindungannya,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan pada Selasa, dikutip dari Anadolu.

Pihaknya juga menyampaikan solidaritas kepada rakyat Palestina dan menegaskan dukungan penuh terhadap hak mereka untuk beribadah dan pembentukan negara Palestina yang merdeka.

3. Bendera Israel juga dikibarkan di Gaza dan Lebanon selatan

dampak serangan Israel di Lebanon
dampak serangan Israel di Lebanon (User Mema435 on en.wikipedia, CC BY-SA 2.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0>, via Wikimedia Commons)

Aksi serupa juga terjadi di wilayah lainnya yang diduduki Israel, termasuk Gaza dan Lebanon selatan. Dalam video yang dibagikan oleh jurnalis Israel, Amit Segal, di Telegram, terlihat tentara Israel mengibarkan bendera dan memberi hormat sambil berdiri di tengah reruntuhan di sebuah desa di Lebanon.

“Para tentara kami menyanyikan Hatikvah di suatu tempat di Lebanon,” tulis Segal.

Foto lainnya memperlihatkan Rumah Sakit Indonesia di Jabalia, Gaza, dengan bendera Israel terbentang di bagian atas bangunan. Rumah sakit ini dilaporkan telah berulang kali menjadi sasaran serangan pasukan Israel sejak perang di Gaza dimulai pada Oktober 2023.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More