Jakarta, IDN Times - Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meletus. Pasukan militer AS dikabarkan menyerang alat peluncur rudal Iran yang ada di Pulau Larak, salah satu pulau Iran di Selat Hormuz, pada Minggu (30/8/2026). Pusat Komando (CENTCOM) militer AS mengatakan, serangan ini dilakukan karena Iran ketika itu sedang bersiap meluncurkan serangan rudal ke Selat Hormuz.
“Hari ini, pasukan AS menyerang dua peluncur (rudal) Iran di Pulau Larak. Pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terlihat bersiap meluncurkan roket dengan ranjau laut ke Selat Hormuz. Pekan lalu, CENTCOM menyelesaikan pembersihan ranjau laut dari jalur pelayaran internasional di selat tersebut. Pasukan AS memantau area tersebut dengan cermat dan tetap siap untuk melindungi arus perdagangan bebas melalui jalur penting ini,” kata Juru Bicara CENTCOM, Tim Hawkins, dilansir CNBC.
