Kebakaran Pusat Perdagangan di Thailand, 300 Kios Ludes

- Kebakaran melanda Khlong Thom Centre di Bangkok pada Jumat malam dan berhasil dipadamkan Sabtu pagi, setelah hampir seluruh area komersial terbakar.
- Sekitar 300 kios hancur, bangunan tiga lantai runtuh akibat panas ekstrem, dan kerugian ditaksir jutaan baht; kawasan berpotensi dibongkar total.
- Sebelas orang terluka akibat asap pekat, polusi menyebar hingga tiga kilometer; pemerintah membuka posko bantuan, sementara polisi menyelidiki dugaan korsleting listrik.
Jakarta, IDN Times - Kebakaran hebat melanda pusat perdagangan Khlong Thom Centre di Bangkok, Thailand, pada Jumat (28/8/2026) malam. Tim pemadam kebakaran berhasil menjinakkan si jago merah pada Sabtu (29/8/2026) pagi, meski api telah telanjur menghanguskan hampir seluruh area komersial tersebut.
Insiden di pusat kota ini langsung mendapat penanganan intensif dari otoritas setempat. Fokus penanganan pascakebakaran kini dialihkan pada pengamanan lokasi reruntuhan serta penyaluran bantuan bagi para korban terdampak.
1. Ratusan kios ludes dan struktur bangunan runtuh
Titik api pertama kali terdeteksi dari sebuah toko di lantai dasar yang menyimpan banyak barang mudah terbakar. Suhu panas yang ekstrem membuat kerangka baja gedung tiga lantai itu melengkung dan akhirnya runtuh ke dalam.
Insiden ini mengakibatkan sekitar 300 kios pedagang hancur dan barang dagangannya ludes tak bersisa. Kerugian ekonomi ditaksir mencapai jutaan baht. Otoritas setempat telah memasang garis polisi guna mencegah warga mendekati reruntuhan dan menghindari risiko tertimpa material bangunan.
"Kerusakan bangunan ini mencapai 100 persen, sehingga seluruh kawasan Khlong Thom Centre kemungkinan besar harus dibongkar total," kata Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, dilansir Thai Newsroom.
2. Asap beracun hambat proses pendinginan
Fasad gedung yang tertutup rapat menyulitkan petugas karena menghalangi masuknya semprotan air ke dalam bangunan. Tim pemadam terpaksa menyemprotkan air dari luar untuk mendinginkan titik panas di balik tumpukan puing.
Peristiwa ini mengakibatkan 11 orang terluka, yang mayoritas merupakan relawan pemadam kebakaran akibat terlalu banyak menghirup asap pekat. Embusan angin juga membawa kabut asap beracun hingga radius tiga kilometer ke arah selatan. Pemerintah kini terus mengoperasikan alat pemantau udara untuk memetakan sebaran polusi.
"Kami mengimbau masyarakat agar menjauhi lokasi kejadian dan wajib mengenakan masker N95 jika berada di area terdampak polusi asap," tegas Chadchart.
3. Polisi usut penyebab kebakaran
Pemerintah Metropolitan Bangkok telah mendirikan posko bantuan darurat di Wat Phra Phiren guna mendata kerugian pedagang serta memeriksa kondisi kesehatan warga. Di lokasi kejadian, petugas mengerahkan alat berat dan pesawat nirawak (drone) berteknologi inframerah guna memetakan sisa titik api secara akurat.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama tim forensik terus menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di lantai dasar. Pengamanan di sekitar area juga diperketat demi mencegah aksi penjarahan barang sisa kebakaran.
"Insiden kebakaran ini tampaknya murni musibah dan bukan berasal dari aksi pembakaran secara sengaja oleh kelompok tertentu," tutur Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul.
Sumber
https://www.nationthailand.com/news/general/40070400
https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/major-bangkok-blaze-hits-300-stalls-in-khlong-thom-injures-11-amid-toxic-smoke-alert
https://thainewsroom.com/2026/08/29/fire-hit-klong-thom-centre-to-be-demolished-while-pm2-5-level-soars/amp/
https://today.line.me/th/v3/article/JPnqPK3?referral=englishnews




















