Berselisih dengan Menhan Hegseth, Kepala Angkatan Darat AS Mundur

- Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri kepada Donald Trump setelah dilaporkan berselisih dengan Pete Hegseth.
- Perselisihan terkait promosi perwira, pemberhentian pejabat, dan kekhawatiran atas berkurangnya komandan senior.
- Angkatan Darat AS sementara tidak memiliki pemimpin sipil maupun militer yang dikonfirmasi Senat, sementara Christopher LaNeve bertugas sebagai kepala sementara.
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump setelah berbulan-bulan dilaporkan berselisih dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengenai arah masa depan Angkatan Darat. Driscoll diperkirakan meninggalkan Pentagon dalam beberapa hari mendatang.
Pengunduran dirinya terjadi di tengah sorotan terhadap sejumlah pergantian pejabat senior militer AS dan kekhawatiran mengenai kosongnya sejumlah posisi kepemimpinan di tubuh angkatan bersenjata.
Kepergian Driscoll juga membuat Angkatan Darat AS untuk sementara tidak memiliki pemimpin sipil maupun militer yang telah dikonfirmasi Senat. Jenderal Christopher LaNeve saat ini masih menjalankan tugas sebagai kepala sementara Angkatan Darat.
1. Driscoll ungkapkan kekhawatirannya kepada Trump

Presiden AS Donald Trump bersama Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth dan Direktur CIA John Ratcliffe saat memantau operasi militer di Venezuela (Official White House Photo by Molly Riley, Public domain, via Wikimedia Commons) Menurut laporan The Atlantic, Driscoll akhirnya menyampaikan kekhawatirannya mengenai masa depan Angkatan Darat secara langsung kepada Trump. Langkah tersebut disebut menunjukkan semakin seriusnya keretakan internal di lingkungan Pentagon.
Driscoll dilaporkan memberi tahu Trump mengenai banyaknya pemimpin militer berpengalaman yang diberhentikan atau dilewati dalam proses promosi selama masa kepemimpinan Hegseth. Trump disebut terkejut dan menyatakan keprihatinannya setelah mendengar penjelasan tersebut.
Driscoll juga dilaporkan berpendapat bahwa Angkatan Darat tidak dapat melakukan transformasi yang dibutuhkan karena banyaknya komandan senior yang keluar. Jumlah jenderal di Angkatan Darat saat ini disebut berada pada titik terendah dalam sejarah baru-baru ini.
Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan Driscoll telah memberikan kontribusi besar terhadap agenda pemerintahan Trump.
“Sekretaris Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk membuat Amerika kembali kuat di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, mengembalikan fokus pada kesiapan dan kemampuan tempur, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, serta banyak hal lainnya,” kata Kelly, dikutip The Wall Street Journal, Selasa (1/9/2026).
“Angkatan Darat Amerika Serikat menjadi lebih kuat dari sebelumnya berkat kerja kerasnya bersama Panglima Tertinggi dan Hegseth,” lanjutnya.
2. Hubungan Driscoll dan Hegseth memanas

potret Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore) Ketegangan antara Driscoll dan Hegseth disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan. Menurut Axios, hubungan keduanya tidak pernah benar-benar harmonis selama bekerja di Departemen Pertahanan.
Salah satu sumber perselisihan disebut berkaitan dengan upaya Hegseth mengeluarkan empat perwira dari daftar promosi. Keempatnya terdiri dari dua pria kulit hitam dan dua perempuan. Driscoll dilaporkan menolak permintaan tersebut.
Pada Februari, sejumlah media juga melaporkan bahwa Hegseth memaksa keluarnya salah satu penasihat senior Driscoll, Kolonel David Butler. Fox News melaporkan Driscoll sempat menolak tekanan untuk memberhentikan Butler.
Butler diketahui pernah menjadi juru bicara Jenderal Mark Milley, salah satu tokoh militer yang pernah berseberangan dengan Trump.
Perselisihan keduanya kemudian semakin memanas setelah Hegseth memberhentikan Jenderal Randy George pada April. Pencopotan tersebut kemudian disusul pemberhentian Jenderal Chris Donahue.
Menurut The Atlantic, persoalan tersebut bahkan disebut memengaruhi rantai komando Angkatan Darat. LaNeve dilaporkan pernah melewati Driscoll dengan mencari keputusan operasional secara langsung kepada Hegseth.
Sejumlah anggota parlemen AS sebelumnya juga menyatakan kekhawatiran mengenai banyaknya posisi kepemimpinan militer yang kosong. Situasi tersebut menjadi perhatian ketika AS masih terlibat dalam perang dengan Iran yang telah memasuki bulan keenam.
3. Angkatan Darat AS hadapi kekosongan pimpinan

Pentagon, Markas Besar Departemen Pertahanan AS (Touch Of Light, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons) Setelah Driscoll mengundurkan diri, Jenderal Christopher LaNeve tetap menjalankan tugas sebagai kepala sementara Angkatan Darat. Ia sebelumnya menggantikan Jenderal Randy George setelah yang bersangkutan diberhentikan Hegseth.
Wakil Sekretaris Angkatan Darat Michael Obadal diperkirakan akan mengambil alih posisi Driscoll dalam waktu dekat. Namun, menurut The Atlantic, sejumlah pejabat Pentagon khawatir pemerintahan Trump akan menunjuk juru bicara Pentagon Sean Parnell sebagai pengganti permanen.
Parnell dinilai memiliki gaya politik yang sejalan dengan Hegseth. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan pengalamannya dalam mengelola organisasi besar dan memperkirakan pencalonannya dapat menghadapi proses konfirmasi yang sulit di Kongres AS.
Seorang pejabat pertahanan bahkan memperingatkan bahwa mengganti Driscoll dengan sosok yang lebih dikenal sebagai loyalis politik dapat menimbulkan kerusakan lintas generasi terhadap kesehatan institusional Angkatan Darat.
Driscoll sendiri dikenal dengan julukan ‘orang drone’ karena kiprahnya dalam mendorong modernisasi militer, khususnya pemanfaatan teknologi nirawak.
Sebagai pemimpin sipil Angkatan Darat, Driscoll bertanggung jawab atas anggaran tahunan serta lebih dari 1 juta personel yang terdiri dari tentara aktif, Garda Nasional, dan pasukan cadangan. Ia juga mengawasi lebih dari 330 ribu pegawai sipil.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, Gedung Putih maupun Pentagon belum memberikan tanggapan langsung terkait laporan mengenai pengunduran diri Driscoll dan perselisihannya dengan Hegseth.





















