Jakarta, IDN Times - Pemimpin sipil Myanmar yang ditahan junta militer, Aung San Suu Kyi, bertemu dengan perwakilan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada Senin (3/8/2026). Pertemuan ini menjadi kemunculan pertamanya bersama seorang pejabat asing sejak kudeta militer pada 2021.
Juru bicara pemerintah Myanmar mengonfirmasi pertemuan tersebut dan merilis foto yang diklaim memperlihatkan Suu Kyi berjabat tangan dengan perwakilan ICRC untuk Myanmar di sebuah ruangan sederhana berdinding dan berlantai kayu.
Kemunculan Suu Kyi terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional mengenai kondisi kesehatannya. Sebelumnya, putra Suu Kyi, Kim Aris, meluncurkan kampanye yang mendesak junta militer memberikan bukti ibunya masih hidup.
