Polandia Evakuasi Warga di Perbatasan Ukraina

- Polandia menginstruksikan evakuasi warga di perbatasan Hrubiezsow dan Dorohusk setelah serangan besar Rusia ke Ukraina barat yang berbatasan langsung dengan negaranya.
- Menteri Dalam Negeri Marcin Kierwinski menyebut Polandia bersiap menghadapi provokasi perbatasan, termasuk melalui rencana evakuasi massal dan modernisasi sistem peringatan keamanan RCB.
- Presiden Karol Nawrocki menyerukan respons internasional terhadap Rusia, sementara NATO mengerahkan jet tempur ke Polandia dan Rumania menyusul serangan drone serta rudal Rusia ke Ukraina.
Jakarta, IDN Times - Polandia menyuruh warga di perbatasan Ukraina mengungsi pada Kamis (24/9/2026). Keputusan ini dalam menanggapi serangan besar Rusia ke Ukraina bagian barat yang berbatasan langsung dengan Polandia.
“Saat perbincangan saya dengan Perdana Menteri (PM) Bulgaria, Ruman Radev, saya mendengar Rusia kembali menyerang di perbatasan. Kami menginstruksikan evakuasi di perbatasan Hrubiezsow dan Dorohusk,” terangnya, dikutip dari TVP World.
Pekan lalu, Polandia dan Ukraina menuding Rusia sengaja melancarkan serangan drone ke perbatasan. Serangan tersebut menyasar lokomotif kereta api penumpang di Stasiun Yahodyn.
1. Polandia ungkapkan rencana evakuasi warga di perbatasan

ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/v_bogutski) Menteri Dalam Negeri Polandia, Marcin Kierwinski mengatakan bahwa Polandia akan menghadapi sejumlah provokasi di perbatasan. Alhasil. pemerintah Polandia sudah mengumumkan rencana evakuasi massal warga di perbatasan.
Menurutnya, pemerintah sedang mengupayakan modernisasi sistem peringatan Pusat Keamanan Pemerintah (RCB). Sistem ini nantinya akan mengubah situasi keamanan di Polandia agar lebih siap dalam menghadapi krisis.
2. Nawrocki dorong respons internasional untuk hentikan Rusia

Presiden Polandia, Karol Nawrocki. (W2k2, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons) Pada hari yang sama, Presiden Polandia, Karol Nawrocki mendorong respons internasional dalam menghentikan Rusia. Menurutnya, Rusia berupaya merusak stabilitas Eropa dengan serangan hybrid dan sabotase selama melancarkan perang di Ukraina.
Saat berpidato di Majelis Umum PBB, Nawrocki mengatakan bahwa Polandia akan memperkuat aliansi dan kapabilitas militer sebagai upaya pencegahan. Kunjungan Nawrocki di Amerika Serikat (AS) ini juga berkaitan usulan pangkalan militer permanen di Polandia.
3. NATO kirimkan pesawat tempur di Polandia dan Rumania

lambang NATO (unsplash.com/jccards) NATO menerjunkan pesawat tempur ke Polandia dan Rumania dalam semalam imbas serangan Rusia di perbatasan Ukraina. Serangan ini menjadi salah satu dari serangkaian serangan drone dan rudal besar-besaran Rusia ke Ukraina.
Dilansir ABC News, Angkatan Udara Ukraina memperkirakan bahwa Rusia sudah meluncurkan 161 drone ke negaranya. Sebanyak 82 di antaranya adalah drone jet dan rudal jelajah Banderol.
Di sisi lain, Rusia menyebut bahwa serangan tersebut hanya menyasar area militer dan fasilitas energi Ukraina. Target sasaran Rusia kali ini menyasar ke Kiev dan Odessa yang terletak di perbatasan Rumania.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















